Kompas.com - 03/10/2013, 19:47 WIB
 Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Priok menangkap 4 orang pemakai dan pengedar narkotika jenis shabu dan ganja. Adapun empat tersangka tersebut adala JN (48) , HS (31) , RR (25) dan YS (17). KOMPAS.com / Dian Fath Risalah El Anshari Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Priok menangkap 4 orang pemakai dan pengedar narkotika jenis shabu dan ganja. Adapun empat tersangka tersebut adala JN (48) , HS (31) , RR (25) dan YS (17).
|
EditorEko Hendrawan Sofyan
 

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Priok menangkap 4 orang pemakai dan pengedar narkotika jenis sabu dan ganja. Adapun empat tersangka tersebut adalah JN (48) , HS (31) , RR (25) dan YS (17).

"Setelah mendapat laporan dari masyarakat, kita melakukan penyelidikan dan pengamatan di salah satu perumahan di Cilincing, dan  akhirnya kita berhasil menangkap mereka pada Kamis, 26 September 2013, sekitar jam 14.00 WIB," ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Asep Adisaputra, Kamis, (3/10/2013).

Asep melanjutkan keempatnya tertangkap tanpa melakukan perlawanan ketika sedang berada di rumah tersebut. Di lokasi tersebut, pelaku menjadikannya tempat berkumpul dan menaruh ganja untuk didistrubusikan.

Dua dari pelaku, lanjut Asep, memiliki keterkaitan keluarga. Mereka adalah ayah dan anak, JN dan RR. Sedangkan YS merupakan rekan dari RR dan HS hanya bertugas sebagai kurir. Barang bukti yang berhasil diamankan adalah narkotika jenis ganja seberat 130, 5 kg dengan nilai Rp 267 Juta dan narkotika jenis sabu seberat 128,78 kg dengan nilai 128 Juta.

Adapun jaringan narkotika ini melibatkan tiga wilayah dengan menggunakan jalur laut dan darat, yaitu dari Aceh didistribusikan ke Cianjur melalui jalur laut, baru dari Cianjur dibawa dengan menggunakan mobil pick up dibawa ke Cilincing, Jakarta Utara menggunakan jalur darat.

Menurut Asep, mereka sudah melakukan aksi tersebut selama setengah tahun dengan total 550 ton narkotika jenis ganja dan 500 gram atau setengah kg narkotika jenis sabu. Mereka dijerat Pasal 114 Ayat 2, Pasal 132 Ayat 1, Pasal 131 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, minimal 6 tahun penjara, maksimal 20 tahun penjara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Peleton Road Bike Terobos Masuk JLNT Antasari

Viral Video Peleton Road Bike Terobos Masuk JLNT Antasari

Megapolitan
Vaksin Akan Jadi Syarat Aktivitas di Jakarta, Bagaimana Penyintas Covid-19 dan Orang Berpenyakit Tertentu?

Vaksin Akan Jadi Syarat Aktivitas di Jakarta, Bagaimana Penyintas Covid-19 dan Orang Berpenyakit Tertentu?

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Bakal Jalan Terus walau Sudah Penuhi Target

Megapolitan
Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Pemprov DKI Sudah Vaksinasi 7,5 Juta Warga, 40 Persennya Ber-KTP Luar Jakarta

Megapolitan
Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Anies: Banyak Kegiatan Keagamaan Akan Digelar, Syaratnya Harus Vaksin Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Megapolitan
Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Megapolitan
Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Megapolitan
Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Megapolitan
Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Megapolitan
Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X