Ungkap Kematian Holly hingga ke Semarang

Kompas.com - 04/10/2013, 15:44 WIB
Kamar di lantai 9 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, yang diduga menjadi lokasi penganiayaan terhadap perempuan sekaligus titik awal seorang lelaki melompat hingga jatuh di taman dan tewas, Senin (30/9/2013) malam. KOMPAS.com/Sabrina AsrilKamar di lantai 9 Tower Ebony Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, yang diduga menjadi lokasi penganiayaan terhadap perempuan sekaligus titik awal seorang lelaki melompat hingga jatuh di taman dan tewas, Senin (30/9/2013) malam.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidik kasus kematian Holly Angela (37) dan Mr X yang tewas di Apartemen Kalibata City terbang ke Semarang untuk meminta keterangan keluarga wanita malang tersebut. Hal itu dilakukan karena keluarga belum ada yang datang untuk dimintai keterangan.

Rencananya, pihak keluarga akan diperiksa pada Kamis (3/9/2013) kemarin. Namun, pemeriksaan batal mengingat keluarga masih berkabung dan berada di Semarang, Jawa Tengah.

"Keluarga tidak bisa datang dengan alasan masih berkabung. Agar penyidikan berjalan cepat, tim penyidik saat ini sedang ke Semarang, ke kediaman keluarga Holly," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (4/10/2013).

Tim penyidik kasus tewasnya Holly Angela dan Mr X di Apartemen Kalibata City merupakan tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Selatan, dan Polsek Metro Pancoran.

Penyidikan terhadap keluarga Holly dilakukan untuk mengetahui kehidupan wanita berusia 37 tahun itu, serta mengungkap identitas Mr X yang diduga sebagai teman Holly. Holly ditemukan dalam keadaan kritis di kamar lantai sembilan Ebony Tower, Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan.

Holly meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Sebelumnya seorang pria yang masih belum diketahui identitasnya ditemukan tewas dengan melompat dari lantai sembilan Apartemen Kalibata City. Kuat dugaan, ada keterkaitan antara tewasnya Holly dan Mr X.

Untuk membantu polisi mengungkap identitas Mr X ini, polisi sudah menyebar sketsa wajah dan bagian tubuh Mr X. Pertama pada bagian wajahnya, kaki sebelah kanan menghadap ke samping, dan kaki sebelah kanan tampak depan.

Pada ciri-ciri yang telah disebar, Mr X memiliki tinggi badan lebih kurang 170 sentimeter, berkulit sawo matang, berambut hitam, berbadan gempal, serta memiliki tato yang melingkar di kaki kanannya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Dibuka Lagi, Pelayanan SIM di Daan Mogot Dipadati Ratusan Warga

Megapolitan
UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

UPDATE 30 Mei: Bertambah 100 Kasus, Total 7.153 Pasien Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB Berakhir pada 4 Juni, Kabupaten Bekasi Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Pemprov DKI: Banyak Permohonan SIKM untuk ART yang Ditolak

Megapolitan
Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Soal New Normal di Mal, Pengelola Siap Ikuti Aturan Pemerintah

Megapolitan
Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Kronologi 14 Warga Tambora Jadi ODP Covid-19 hingga Dukungan dari Tetangga

Megapolitan
Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Pengajuan SIKM Membeludak, Pemprov DKI: Banyak Warga yang Kurang Bijak

Megapolitan
Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Satpol PP DKI: Kami Tindak 97,8 Persen Laporan Pelanggaran PSBB

Megapolitan
Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Dua Pemuda Berboncengan Motor Tewas Setelah Menabrak Mobil

Megapolitan
7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

7 Pemudik Lolos Tanpa SIKM, Dishub Perketat Check Point di Jakarta Selatan

Megapolitan
Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Tunjangan PNS DKI Dipangkas 25 Persen, Mengapa THR TGUPP Tetap Penuh?

Megapolitan
Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Viral Unggahan Warga Jual Paket Bantuan Sembako di Facebook, Ini Penjelasan Penjualnya

Megapolitan
Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Pengalaman Dirut Baru Transjakarta Sardjono Jhony: Pilot, CEO Merpati, hingga Bos di Angkasa Pura I

Megapolitan
Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Polri Buka Kembali Layanan Pembuatan dan Perpanjangan SIM, STNK, dan BPKB

Megapolitan
Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Belasan Ribu Orang Langgar PSBB di Jakarta, Total Denda Hampir Rp 600 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X