Kompas.com - 04/10/2013, 17:08 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) meninjau perbaikan trotoar Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/2013). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo (kanan) meninjau perbaikan trotoar Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/2013).
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorEko Hendrawan Sofyan
JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam beberapa bulan terakhir ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang melakukan pembenahan trotoar di sejumlah ruas jalan utama, salah satunya trotoar di sepanjang Jalan Gatot Subroto (Gatsu).

Trotoar dirancang untuk memfasilitasi warga berkebutuhan khusus atau difabel, seperti adanya tanda timbul bergerigi di bagian paving block warna kuning agar bisa dirasakan pejalan kaki tunanetra. Sayangnya, di sejumlah titik, fasilitas tersebut justru malah membahayakan mereka.

 

Alsadad Rudi Trotoar di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, yang terlalu tinggi dan tidak memiliki jalur landai di ujungnya. Hal ini tentu menyulitkan bagi para pengguna kursi roda

Bagaimana tidak, jalur trotoar yang memang digunakan khusus buat pejalan kaki tunanetra malah melewati tiang listrik dan pohon. Tentu saja, kondisi ini ibarat "ranjau" yang justru membahayakan mereka. Hal tersebut terlihat di kawasan trotoar depan Hotel Kartika, Gatot Subroto.

Tak hanya itu saja, trotoar masih tidak cukup nyaman bagi pengguna kursi roda karena tak memiliki jalur landai di ujung trotoar. Alhasil, hal itu akan mempersulit pengguna kursi roda melewati trotoar tersebut.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, Jumat (4/10/2013) sore, di sepanjang trotoar di kawasan sekitar Gedung BKPM, ujung-ujung trotoar justru memiliki tinggi 10-15 sentimeter. Hal ini tentu saja menyulitkan pengguna kursi roda.

Namun di sisi lain, hal itu menguntungkan pejalan kaki lainnya karena trotoar tidak dapat dilintasi pengguna sepeda motor.

"Memang serba salah juga. Motor susah naik tapi yang kursi roda pasti susah," ujar Ramdan (38), salah seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal yang sama juga dikatakan Ernita (43). Menurutnya, trotoar sebaiknya juga bisa memberi rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan lainnya. Sejauh ini, trotoar yang ada sudah sangat baik, meski masih banyak yang harus diperbaiki. 

"Permukaannya rata. Kalau untuk narik koper juga sudah enak. Terus sudah banyak bangku," ujarnya.

Selain di Jalan Gatot Subroto, pembenahan trotoar juga dilakukan di Jalan S Parman dan Jalan Sudirman. Pembenahan trotoar di Jakarta dimaksudkan untuk membuat nyaman para pejalan kaki demi mengurangi jumlah pengguna kendaraan bermotor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir di 30 Titik Rawan Terendam

Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir di 30 Titik Rawan Terendam

Megapolitan
Operasi Pangan Murah, 80 Warga Kelapa Gading Beli Sembako Setengah Harga

Operasi Pangan Murah, 80 Warga Kelapa Gading Beli Sembako Setengah Harga

Megapolitan
UI dan PBNU Teken Kerja Sama, Said Aqil: Saya Khawatir Radikalisme Tumbuh Subur di Kampus

UI dan PBNU Teken Kerja Sama, Said Aqil: Saya Khawatir Radikalisme Tumbuh Subur di Kampus

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Cerita Korban Kecelakaan Bus Transjakarta: Tertimpa Penumpang Lainnya yang Berhamburan di Lantai

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Cari Ponselnya yang Terlempar, Ketemu di Polda Metro

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta Cari Ponselnya yang Terlempar, Ketemu di Polda Metro

Megapolitan
'Pak Ogah' Kabur Setelah Motor yang Dibantunya Terobos Rel Tertabrak KRL

"Pak Ogah" Kabur Setelah Motor yang Dibantunya Terobos Rel Tertabrak KRL

Megapolitan
Hasil Swab Antigen Masih Bisa Digunakan Calon Penumpang Kereta Api

Hasil Swab Antigen Masih Bisa Digunakan Calon Penumpang Kereta Api

Megapolitan
Pemprov DKI Ajukan Rencana KUA-PPAS 2022 Sebesar Rp 80,15 Triliun

Pemprov DKI Ajukan Rencana KUA-PPAS 2022 Sebesar Rp 80,15 Triliun

Megapolitan
Dua Pintu Air di Jakarta Berstatus Siaga

Dua Pintu Air di Jakarta Berstatus Siaga

Megapolitan
Pelanggan Indomaret Bisa Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir, Direktur Sebut Sudah Koordinasi dengan Aparat

Pelanggan Indomaret Bisa Lapor Polisi jika Diminta Uang Parkir, Direktur Sebut Sudah Koordinasi dengan Aparat

Megapolitan
Jasad Pria di Taman Kota Bekasi, Polisi: Wajah Hancur dan Tangan Terikat

Jasad Pria di Taman Kota Bekasi, Polisi: Wajah Hancur dan Tangan Terikat

Megapolitan
3 Taman Tematik di Kota Tangerang Dibuka Lagi Mulai 30 Oktober, Pengunjung Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

3 Taman Tematik di Kota Tangerang Dibuka Lagi Mulai 30 Oktober, Pengunjung Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Sedang Istirahat di Hutan Kota Bekasi, Petugas Dishub Temukan Jasad Pria dengan Wajah Rusak

Sedang Istirahat di Hutan Kota Bekasi, Petugas Dishub Temukan Jasad Pria dengan Wajah Rusak

Megapolitan
Harga Minyak Goreng di Pasar Slipi Jaya Melambung Tinggi Sejak Dua Bulan Lalu

Harga Minyak Goreng di Pasar Slipi Jaya Melambung Tinggi Sejak Dua Bulan Lalu

Megapolitan
Berbeda dengan Keterangan Wali Kota, Dinas LH Tangsel Sebut Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Berbeda dengan Keterangan Wali Kota, Dinas LH Tangsel Sebut Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.