Kompas.com - 05/10/2013, 17:22 WIB
Tenda-tenda untuk para pedagang night market di jalan Merdeka Selatan sisi selatan sudah berdiri. Tenda yang digunakan adalah frame tenda beratap putih berukuran 5X5 m, dengan tinggi 2,5 m.Dalam night market ini disiapkan 150 tenda untuk 500 pedagang, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2013) KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTITenda-tenda untuk para pedagang night market di jalan Merdeka Selatan sisi selatan sudah berdiri. Tenda yang digunakan adalah frame tenda beratap putih berukuran 5X5 m, dengan tinggi 2,5 m.Dalam night market ini disiapkan 150 tenda untuk 500 pedagang, Jakarta Pusat, Sabtu (5/10/2013)
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Malam ini, Sabtu (5/10/2013), night market akan digelar untuk pertama kalinya di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Jalan Merdeka Selatan sisi selatan sudah ditutup sejak pukul 15.00 WIB. 150 tenda putih sudah berderet di sepanjang jalan.

"150 tenda yang di sediakan untuk 400 pedangang yang sudah terdaftar, juga 100 PKL non binaan," ujar Andi Baso, PLT Kadis UMKM DKI, saat dijumpai dalam persiapan night market.

Selain sudah berdirinya tenda, tersedia juga 50 gerobak yang dibagikan bagi para pedagang.

Gerobak dan tenda yang digunakan pada night market kali ini dipersembahkan oleh CSR dari BRI, Bank DKI, Ancol, dan lainnya.

Para pedagang sendiri sudah berada di lokasi sejak pukul 14.30 WIB. Mereka melihat petunjuk lokasi nomor tenda tempat mereka seharusnya berjualan yang ditempel di sebuah kotak pos berwarna oranye di depan Balai Kota.

Ona (28) pedagang pakaian asal Blok G tanah abang ini sangat senang adanya acara ini. Ia yang merasa dagangannya di blok G tidak laku, memanfaatkan event ini untuk menjajakan jualannya.

Night market dimulai pada pukul 17.00-23.00 WIB. Event ini akan berlangsung seminggu sekali. Menurut Andi Baso, kegiatan ini merupakan ajang percobaan Jakarta Baru yang bertujuan mendidik pedagang untuk berjualan dengan bersih dan rapih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Saksi soal Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di Makassar: Seret Nama Rizieq hingga Cara Kelabui Polisi

Kata Saksi soal Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di Makassar: Seret Nama Rizieq hingga Cara Kelabui Polisi

Megapolitan
Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun, Polisi Sebut Sudah Berusaha Melerai

Kasus Pengeroyokan Kakek 89 Tahun, Polisi Sebut Sudah Berusaha Melerai

Megapolitan
Penduduk Miskin di Tangerang Selatan Bertambah 3.580 Jiwa akibat Pandemi Covid-19

Penduduk Miskin di Tangerang Selatan Bertambah 3.580 Jiwa akibat Pandemi Covid-19

Megapolitan
Syahril Parlindungan Marbun Kembali Jalani Sidang Kasus Pencabulan Anak, Ini Duduk Perkaranya

Syahril Parlindungan Marbun Kembali Jalani Sidang Kasus Pencabulan Anak, Ini Duduk Perkaranya

Megapolitan
Dinkes Tangsel Fokuskan Penanganan terhadap Pasien Omicron dengan Komorbid dan Lansia

Dinkes Tangsel Fokuskan Penanganan terhadap Pasien Omicron dengan Komorbid dan Lansia

Megapolitan
Ini Provokator yang Teriak Maling, Berujung pada Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas di Cakung

Ini Provokator yang Teriak Maling, Berujung pada Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas di Cakung

Megapolitan
Dua dari Lima Pasien Omicron Warga Kota Tangerang Selesai Jalani Isolasi di RS

Dua dari Lima Pasien Omicron Warga Kota Tangerang Selesai Jalani Isolasi di RS

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Cilandak, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Kasus Omicron Terdeteksi di Cilandak, Pemkot Gencarkan Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
PPKM di Kota Tangerang Diprediksi Akan Berubah Jadi Level 3

PPKM di Kota Tangerang Diprediksi Akan Berubah Jadi Level 3

Megapolitan
Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Polisi Masih Selidiki Penjambret Tas Milik Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat

Megapolitan
Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Dinkes Catat 16 Kasus Transmisi Lokal Varian Omicron di Tangerang Selatan

Megapolitan
Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Nasdem Gelar Vaksinasi Covid-19 di Cilandak, Sediakan 300 Dosis Per Hari

Megapolitan
Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Bertambah, Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun di Cakung Jadi 4 Orang

Megapolitan
Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Terduga Pembunuh Pemuda di Bekasi Ancam Saksi dan Bilang Korban Jatuh dari Tangga

Megapolitan
Pemuda di Bekasi Diduga Dibunuh Temannya, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Dibekap Lakban

Pemuda di Bekasi Diduga Dibunuh Temannya, Tangan dan Kaki Diikat, Mulut Dibekap Lakban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.