Kompas.com - 13/10/2013, 13:46 WIB
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gatot Supiartono yang disebut-sebut sebagai suami siri Holly Angela Hayu Winanti (37), akan menjalani pemeriksaan pada Jumat (17/10/2013). Polisi akan mencari tahu terkait ditemukannya foto-foto Gatot dan Holly di kamar apartemen wanita yang dianiaya hingga tewas itu.

"Seseorang berinisial G ini kami panggil dan surat panggilan kami layangkan hari ini. Dalam surat panggilan G kami minta datang Jumat minggu depan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Jumat (11/10/2013).

Rikwanto menjelaskan surat panggilan dilayangkan ke rumah Gatot di kawasan Jakarta Timur. Polisi akan mendengarkan keterangan Gatot, untuk dibandingkan dengan keterangan dua pelaku lainnya yang sudah ditangkap, yakni S dan L.

Menurut Rikwanto, nama Gatot muncul setelah ia memeriksa S dan L. Gatot memiliki hubungan dengan S, pimpinan kelompok eksekutor bayaran yang menghabisi Holly. S diketahui sebagai sopir Gatot.

"Selain itu dari foto-foto di kamar korban, juga ada foto G dengan Holly. Foto itu akan dikonfirmasikan ke G dalam pemeriksaan nanti," katanya.

Rikwanto menegaskan, untuk sementara ini Gatot dipanggil sebagai saksi. Namun, polisi juga telah melayangkan surat pencekalan terhadap Gatot Supiartono ke Dirjen Imigrasi.

"Bersamaan dengan surat panggilan yang kita layangkan kepada saudara G, kami juga layangkan surat permintan ke Dirjen Imigrasi untuk mencekal G," katanya.

Menurut Rikwanto, hal itu dimaksudkan untuk mencegah Gatot lari ke luar negeri dalam kaitannya sebagai saksi kasus pembunuhan Holly.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masih Pemulihan, Lesti Kejora Belum Bisa Diperiksa Terkait Dugaan KDRT

Masih Pemulihan, Lesti Kejora Belum Bisa Diperiksa Terkait Dugaan KDRT

Megapolitan
Ini Jadwal Operasi Zebra di 3 Titik Kota Tangerang

Ini Jadwal Operasi Zebra di 3 Titik Kota Tangerang

Megapolitan
Masuk Catatan Hitam, Wajah Pria Nyentrik Pelaku Aksi Cabul di KRL Bakal Terdeteksi Otomatis lewat Kamera

Masuk Catatan Hitam, Wajah Pria Nyentrik Pelaku Aksi Cabul di KRL Bakal Terdeteksi Otomatis lewat Kamera

Megapolitan
Hasil Visum Ungkap Lesti Kejora Alami Pergeseran Tulang Leher dan Lebam akibat KDRT

Hasil Visum Ungkap Lesti Kejora Alami Pergeseran Tulang Leher dan Lebam akibat KDRT

Megapolitan
Terjaring Operasi Zebra karena Tak Pakai Helm, Warga: Rumah Saya Dekat dari Sini

Terjaring Operasi Zebra karena Tak Pakai Helm, Warga: Rumah Saya Dekat dari Sini

Megapolitan
Kecelakaan Sedan Vs Truk di Depan Universitas Pamulang, Polisi: Tak Ada Korban

Kecelakaan Sedan Vs Truk di Depan Universitas Pamulang, Polisi: Tak Ada Korban

Megapolitan
Hari Kedua Operasi Zebra di Bekasi, Pengendara Motor Tak Pakai Helm Dominasi Pelangaran Lalin

Hari Kedua Operasi Zebra di Bekasi, Pengendara Motor Tak Pakai Helm Dominasi Pelangaran Lalin

Megapolitan
Pengamat: Anies Berpeluang Besar Diusung Nasdem, PKS, dan Demokrat

Pengamat: Anies Berpeluang Besar Diusung Nasdem, PKS, dan Demokrat

Megapolitan
Terjaring Operasi Zebra saat Mau ke Pasar, Warga: Biasanya sih Enggak Pakai Helm

Terjaring Operasi Zebra saat Mau ke Pasar, Warga: Biasanya sih Enggak Pakai Helm

Megapolitan
KDRT Bukan Sandiwara

KDRT Bukan Sandiwara

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Pengedar Sabu di Jakarta Pusat

Polisi Tangkap 5 Pengedar Sabu di Jakarta Pusat

Megapolitan
Harga Gas Elpiji 3 Kg di Kota Depok Naik Rp 3.000 Sejak 1 Oktober

Harga Gas Elpiji 3 Kg di Kota Depok Naik Rp 3.000 Sejak 1 Oktober

Megapolitan
Gangster Berseliweran di Tangsel, Polisi Langsung Bubarkan Sebelum Ada Korban

Gangster Berseliweran di Tangsel, Polisi Langsung Bubarkan Sebelum Ada Korban

Megapolitan
Kak Seto Mengeluh: Gubernur Anies Selalu Sibuk, Belum Bentuk Sparta untuk Lindungi Anak dari Pemerkosaan

Kak Seto Mengeluh: Gubernur Anies Selalu Sibuk, Belum Bentuk Sparta untuk Lindungi Anak dari Pemerkosaan

Megapolitan
Polda Metro Antisipasi Sabotase hingga Demonstrasi selama 8th G20 Parlimentary Speakers Summit di DPR/MPR RI

Polda Metro Antisipasi Sabotase hingga Demonstrasi selama 8th G20 Parlimentary Speakers Summit di DPR/MPR RI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.