Kompas.com - 14/10/2013, 20:21 WIB
Untuk membagikan daging kurban, Badan pelaksana dan pengelola masjid Istiqlal (BPPMI) menyediakan 5000 kupon untuk warga. Proses pembagian daging kurban ini sempat ricuh karena aksi dorong-dorongan warga. Padahal sistem pembagiannya mirip pemilu, yakni mengantri, ambil kupon, dan mencelupkan jari pada tinta setelah mengambil daging. KOMPAS.COM/JOE LERIBUNUntuk membagikan daging kurban, Badan pelaksana dan pengelola masjid Istiqlal (BPPMI) menyediakan 5000 kupon untuk warga. Proses pembagian daging kurban ini sempat ricuh karena aksi dorong-dorongan warga. Padahal sistem pembagiannya mirip pemilu, yakni mengantri, ambil kupon, dan mencelupkan jari pada tinta setelah mengambil daging.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Panitia pembagian daging kurban Masjid Istiqlal Jakarta menggandeng aparat kepolisian Polda Metro Jaya untuk membagikan kupon daging kurban. Pembagian kupon tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada Rabu (16/10/2013) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

"Kita sudah berkoordinasi dengan pihak Polda Metro Jaya. Rencananya akan menurunkan sekitar 200 personel untul ikut dalam pengamanan," kata Mubarok, Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI), Senin (14/10/2013).

Selain bekerja sama dengan aparat kepolisian, BPPMI juga telah berkoordinasi dengan Pemprov DKI dan TNI pada saat pengamanan pembagian daging kurban. Di samping itu juga, BPPMI akan menerjunkan pihak keamanan Masjid Istiqlal yang berjumlah 50 orang untuk pengamanan.

Mubarok menambahkan, Pemprov DKI Jakarta direncanakan akan menerjunkan personel dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI untuk memeriksa kesehatan hewan kurban yang akan dipotong. Sementara untuk tim yang akan melaksanakan pemotongan hewan, BPPMI telah menggandeng rumah pemotongan hewan Pulo Gadung.

Koordinasi dengan rumah potong hewan dilakukan agar pemotongan dan pengemasan daging yang telah dipotong dapat dilakukan secara higienis. "Panitia dengan dukungan Dinas Kesehatan Pemprov DKI harus memastikan hewan yang dibagi harus laik dikonsumsi," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Megapolitan
 4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

Megapolitan
5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

Megapolitan
Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Megapolitan
Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Megapolitan
Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Megapolitan
Jenazah Perempuan Tergeletak di Pinggir Jalan Tol Arah Bandara Soekarno-Hatta

Jenazah Perempuan Tergeletak di Pinggir Jalan Tol Arah Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Anies: IMB Kampung Tanah Merah Jadi Izin untuk Kawasan Pertama di Indonesia

Anies: IMB Kampung Tanah Merah Jadi Izin untuk Kawasan Pertama di Indonesia

Megapolitan
Anies: Jakarta Bersiap untuk Formula E 4 Juni 2022

Anies: Jakarta Bersiap untuk Formula E 4 Juni 2022

Megapolitan
Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Inspeksi ke Gedung Pemerintah dan Swasta

Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Inspeksi ke Gedung Pemerintah dan Swasta

Megapolitan
Kebakaran Permukiman Padat di Krendang, Ratusan Warga Mengungsi

Kebakaran Permukiman Padat di Krendang, Ratusan Warga Mengungsi

Megapolitan
Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Jakarta Resmi Ditetapkan Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

Megapolitan
Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Kasus Kabur dari Karantina, Oknum TNI Sudah Ditindak, Rachel Vennya Belum Diperiksa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.