Kompas.com - 18/10/2013, 12:59 WIB
Gita Wirjawan bersama Yasmin Wirjawan saat menyapa para relawannya di Senayan, Jakarta, Minggu (29/9/2013). KOMPAS.com/Indra AkuntonoGita Wirjawan bersama Yasmin Wirjawan saat menyapa para relawannya di Senayan, Jakarta, Minggu (29/9/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

BOGOR, KOMPAS.com- Menteri Perdagangan Gita Irawan Wiryawan memantau harga kebutuhan pokok setelah Idul Adha di Pasar Bogor, Kota Bogor. Pemantauan bertujuan untuk melihat fluktuasi harga kebutuhan pokok. Apa komoditas yang harganya turun, naik, atau stabil. Hal ini bermanfaat sebagai bahan evaluasi untuk menentukan kebijakan terkait stok kebutuhan pokok.

Gita datang pukul 07.45, Jumat (18/10/2013), memantau harga-harga dan pergi dari Pasar Bogor pukul 08.15. Secara singkat, Gita mengatakan, harga-harga kebutuhan pokok cenderung stabil tinggi.

Di Pasar Bogor, komoditas yang dipantau ialah daging sapi, daging ayam, bawang merah, bawang putih, cabai merah dan cabai keriting. Dari pemantauan, harga cabai merah masih tinggi yakni Rp 40.000/Kilogram (Kg). Kondisi ini bertahan sejak beberapa hari sebelum Idul Adha sampai setelah Hari Kurban. Namun, yang ideal, harga cabai merah sebaiknya Rp 17.000-Rp 20.000/Kg.

Untuk harga daging sapi, sebelum Idul Adha ialah Rp 98.000/Kg. Saat pemantauan, harga daging sapi turun menjadi Rp 95.000/Kg. Meski demikian, harga daging ini tetap tinggi. Yang ideal berdasarkan pada situasi harga April 2013 di mana harga daging Rp 60.000/Kg.

Jika harga masih tinggi, mungkin pemerintah pusat mempertimbangkan akan impor komoditas atau tidak. Sebabnya, harga komoditas hampir bisa dipastikan naik menjelang hari raya. Namun, setelah itu, harga sulit turun.

Selama ini, harga komoditas tinggi mungkin karena berlaku hukum ekonomi yakni persediaan mencukupi tetapi permintaan amat banyak. Diyakini, konsumsi komoditas melonjak untuk hari raya.

Ketika harga tinggi, pemerintah biasanya mengintervensi dengan melaksanakan operasi pasar hingga menjual paket kebutuhan pokok berharga jauh lebih rendah dari harga pasar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Dua Buaya Peliharaan di Kemayoran Diamankan, Pemiliknya Menangis Saat Evakuasi

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Baru 51,3 Persen dari Target

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Taman Margasatwa Ragunan Dibuka, Pengelola Terapkan Screening Berlapis Lewat Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Hendak Selundupkan Sabu di Pesawat, Seorang Pria di Kota Tangerang Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Ajak Kerja Sama Antardaerah, Anies: Indonesia Terlalu Besar untuk Bekerja Sendiri-sendiri

Megapolitan
UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 Oktober: Bertambah 7 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

TransJakarta Buka Kembali Empat Rute Layanan

Megapolitan
Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Sebelum Ditangkap, Tiga Pengedar di Bekasi Sudah Jual 60 Kilogram Ganja

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Pemprov DKI Kirim Surat ke Kedubes RI di Turki Terkait Rencana Penamaan Jalan Ataturk

Megapolitan
Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Memasuki Musim Hujan, PUPR Kota Tangerang Normalisasi Drainase hingga Sungai

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Antisipasi Banjir di Kemang, Kelurahan Bangka Pastikan Pompa Air Berfungsi Baik

Megapolitan
Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Pemprov DKI: Kita Akan Hidup Berdampingan dengan Covid-19, Bukan Berdamai

Megapolitan
Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Banting Mahasiswa hingga Kejang, Brigadir NP Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Hanya 15.000 Orang yang Bisa Masuk

Megapolitan
Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Bocah 13 Tahun Diduga Diperkosa Berkali-kali hingga Hamil Dua Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.