Kompas.com - 23/10/2013, 10:06 WIB
Hj Siti Mulyati (53) merupakan Komandan Satpol PP Kecamatan Koja Wartakotalive.com/Fitriyandi Al FajriHj Siti Mulyati (53) merupakan Komandan Satpol PP Kecamatan Koja
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Nasib nahas dialami dua petugas Satpol PP yang sedang bertugas di Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Selasa (22/10/2013) sore. Tiba-tiba saja, mereka menjadi sasaran kemarahan dan pengeroyokan sejumlah orang di Jalan Cikijang, tepat di Jembatan Gotong Royong, Koja, Jakarta Utara.

Akibat dari penyerangan tersebut, salah satu petugas Satpol PP Kecamatan Koja, Sastra (38) mengalami luka memar. Sementara Wawan (39), baju dinasnya sobek-sobek setelah dikeroyok. Selain itu, kaca spion mobil patroli juga pecah.

"Dua anak buah saya menjadi korban salah sasaran. Pada saat dikereyok tukang becak, anak buah saya juga tidak melawan," kata Kasatgas Pol PP Kecamatan Koja, Sri Mulyati saat dihubungi, Rabu (23/10/2013).

Aksi brutal yang dilakukan sejumlah orang yang diduga tukang becak dipicu oleh razia di pagi hari yang dilakukan oleh Satpol PP Walikota.

"Jadi pagi harinya Satpol PP Walikota melakukan razia, sorenya anggota Satpol PP Kecamatan muter patroli dan justru kita yang diserang," ujar Sri.

Sri mengaku pihaknya sudah mengetahui identitas para tukang becak yang melakukan pengroyokan. Namun, untuk proses lebih lanjut, pihaknya menyerahkan kasus ini kepada Polsek Koja untuk menanganinya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Megapolitan
UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Megapolitan
Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Megapolitan
Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Megapolitan
Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Megapolitan
Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Megapolitan
Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Megapolitan
Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Megapolitan
Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Megapolitan
Cara Daftar Kartu Lansia Jakarta 2021

Cara Daftar Kartu Lansia Jakarta 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X