SP III Turun Jumat, Penertiban di Ria Rio Tunggu Kebijakan Pemprov DKI

Kompas.com - 24/10/2013, 23:11 WIB
Perumahan warga di sekitar waduk Ria Rio yang berdiri di atas tanah yang diklaim milik ahli waris keluarga Adam Malik. Relokasi warga di sekitar waduk Ria Rio diundur hingga akhir bulan September 2013. KOMPAS.COM/RATIH WINANTI RAHAYUPerumahan warga di sekitar waduk Ria Rio yang berdiri di atas tanah yang diklaim milik ahli waris keluarga Adam Malik. Relokasi warga di sekitar waduk Ria Rio diundur hingga akhir bulan September 2013.
|
EditorEko Hendrawan Sofyan


DKI JAKARTA, KOMPAS.com —
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan merilis surat pemberitahuan (SP) III, Jumat (25/10/2013), kepada warga yang menempati kawasan Waduk Ria Rio, Kampung Pedongkelan, Pulogadung, Jakarta Timur.

Camat Pulogadung Teguh Hendrawan mengatakan, pemberitahuan tersebut merupakan kelanjutan dari SP II yang telah diberikan lebih dulu kepada warga Ria Rio pada Senin (21/10/2013).

"Besok (Jumat) SP III turun," kata Teguh saat dihubungi Kompas.com, Kamis (24/10/2013) malam.

Teguh menyesalkan sikap warga Ria Rio yang tinggal di lahan yang disebut sebagai milik keluarga Adam Malik. Warga sudah diajak sejak sosialisasi jauh sebelumnya. Namun, mereka masih bertahan di lokasi tersebut. Padahal, sudah dua kali pemerintah memberi kesempatan untuk ikut program relokasi ke rusun. 

"Kalau sudah ditertibkan begini, mereka bisa sama sekali enggak dapat apa-apa, kecuali ada kebijakan lain," ujar Teguh.

Menurut Teguh, jika SP III telah diberikan kepada warga, waktu penertiban dapat dilakukan kapan saja. Meski demikian, pelaksanaan penertiban akan dilaksanakan menunggu kebijakan dari Pemprov DKI Jakarta.

"Untuk pelaksanaannya, tunggu kebijakan dari Provinisi (DKI)," ujar Teguh.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melanjutkan babak baru dalam penertiban kawasan Waduk Ria Rio, Kampung Pedongkelan, Pulogadung, Jakarta Timur. Kali ini, rencananya sekitar 284 kepala keluarga (KK) yang tinggal di atas lahan di sisi utara Waduk Ria Rio dengan luas 2,1 hektar itu akan ditertibkan dalam waktu dekat.

Surat SP II kepada warga Waduk Ria Rio dikeluarkan oleh Satpol PP Jakarta Timur dengan tembusan ke beberapa pihak, di antaranya Gubernur DKI Jakarta dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Surat tersebut terkait surat dari PT Pulomas Jaya Nomor 16/PMJ/VI/2013 tanggal 13 Juni 2013. Surat berisi pemberitahuan kepada warga untuk mengosongkan dan membongkar bangunan yang berada di atas aset Pemerintah Provinisi DKI Jakarta di Waduk Ria Rio yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan (Kampung Pedongkelan) RT 02, 04, 05, 06, 07, RW 15.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK]: Tersangkut Kerumunan Massa Rizieq, 2 Pejabat DKI Dicopot| Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

[POPULER JABODETABEK]: Tersangkut Kerumunan Massa Rizieq, 2 Pejabat DKI Dicopot| Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
BMKG: Jakarta Hari Ini Dipreksi Hujan Seharian

BMKG: Jakarta Hari Ini Dipreksi Hujan Seharian

Megapolitan
Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal dan Meminta Maaf

Kasus Tes Swab Rizieq Shihab, RS Ummi Akui Ada Kelemahan di Sistem Internal dan Meminta Maaf

Megapolitan
FPI Terima Surat Panggilan Polisi, Akankah Rizieq Shihab Datang?

FPI Terima Surat Panggilan Polisi, Akankah Rizieq Shihab Datang?

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak, Diduga Imbas Kerumunan

Kasus Covid-19 di Tangsel Melonjak, Diduga Imbas Kerumunan

Megapolitan
Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Tangsel Catat Penambahan 174 Kasus Positif Covid-19, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Megapolitan
UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

UPDATE 29 November: Kasus Aktif di DKI Jadi 9.947 Orang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X