Kompas.com - 28/10/2013, 14:32 WIB
Jumpa Pers di SMP 4 Jakarta

(Tiga dari kiri) Kepala Sekolah SMP 4 Jakarta Achmad jazuli, Kepala Seksi Manajemen SMP/SMA DKI Jakarta Tadjuddin Nur dalam jumpa pers terkait tindak asusila, yang dilakukan siswa SMP 4 Jakarta, di SMP 4 Jakarta, Sawah Besar, Jakarta, Jumat (18/10/2013).Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh

ummi hadyah salehJumpa Pers di SMP 4 Jakarta (Tiga dari kiri) Kepala Sekolah SMP 4 Jakarta Achmad jazuli, Kepala Seksi Manajemen SMP/SMA DKI Jakarta Tadjuddin Nur dalam jumpa pers terkait tindak asusila, yang dilakukan siswa SMP 4 Jakarta, di SMP 4 Jakarta, Sawah Besar, Jakarta, Jumat (18/10/2013).Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
— Basuki Tjahaja Purnama memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta mencopot Kepala SMPN 4 terkait video asusila yang dilakukan siswa sekolah tersebut. Kepala SMPN 4 Achmad Jazuli enggan mengomentari perintah Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Menurut Jazuli, saat ini yang paling penting adalah mengembalikan proses belajar mengajar seperti semula. Ia menilai, hal itu merupakan peran dari pihak sekolah untuk menjadikan siswanya menjadi baik pada masa yang akan datang.

"Saat ini saya hanya bicara ke depan, bagaimana mengembalikan anak-anak ini pada situasi belajar mengajar yang lebih baik demi masa depan mereka," katanya saat ditemui Kompas.com, di SMPN 4, Jakarta, Minggu (27/10/2013).

Ia mengatakan, saat ini siswa di sekolah tersebut sudah melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Dengan begitu, kegiatan belajar mengajar akan efektif dan tak terganggu dengan adanya video asusila yang dilakukan oleh segelintir muridnya.

"Kita kembalikan pada kondisi pengembalian belajar mengajar yang efektif supaya anak-anak kami bisa belajar dengan baik," pungkasnya.

Hari ini, Wagub DKI juga membatalkan perintah pencopotan Kepala SMPN 4 Jakarta. Sebab, diketahui bahwa Achmad Jazuli baru menjabat sebagai kepala di sekolah tingkat pertama yang terletak di Jakarta Pusat itu.

Video asusila yang dilakukan oleh 10 siswa-siswi SMPN 4 itu diketahui terekam pada Jumat (13/9/2013). Kasus ini telah ditangani oleh Polres Jakarta Pusat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Bekasi Terima Pasokan 46.000 Dosis Vaksin Covid-19

Pemkab Bekasi Terima Pasokan 46.000 Dosis Vaksin Covid-19

Megapolitan
Kenakan Bikini di Pinggir Jalan, Dinar Candy Dijerat UU Pornografi

Kenakan Bikini di Pinggir Jalan, Dinar Candy Dijerat UU Pornografi

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 197 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Tembus 44.094

UPDATE 5 Agustus: Kabupaten Bekasi Catat 197 Kasus Baru Covid-19, Totalnya Tembus 44.094

Megapolitan
PT LRT Sediakan Ruang Swapulih untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

PT LRT Sediakan Ruang Swapulih untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Megapolitan
Komentar Wagub DKI soal Temuan BPK Ada Pemborosan Pengadaan Masker dan Rapid Tes Rp 6,9 M

Komentar Wagub DKI soal Temuan BPK Ada Pemborosan Pengadaan Masker dan Rapid Tes Rp 6,9 M

Megapolitan
Pakai Bikini di Pinggir Jalan, Dinar Candy Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi

Pakai Bikini di Pinggir Jalan, Dinar Candy Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pornografi

Megapolitan
UPDATE 5 Agustus: Bertambah 189 Kasus Covid-19 di Tangsel, 683 Pasien Sembuh

UPDATE 5 Agustus: Bertambah 189 Kasus Covid-19 di Tangsel, 683 Pasien Sembuh

Megapolitan
Pekan Ini, Pemkot Jaktim Mulai Vaksinasi Dosis ke-3 bagi Nakes

Pekan Ini, Pemkot Jaktim Mulai Vaksinasi Dosis ke-3 bagi Nakes

Megapolitan
BPK Temukan Pemborosan Rp 5,8 Miliar Proyek Pengadaan Masker N95 di Pemprov DKI Jakarta

BPK Temukan Pemborosan Rp 5,8 Miliar Proyek Pengadaan Masker N95 di Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
Angkot Jurusan Pulogadung Terjebur Kali di Cakung

Angkot Jurusan Pulogadung Terjebur Kali di Cakung

Megapolitan
Banjir 50 Cm yang Rendam Cipinang Melayu Sudah Surut

Banjir 50 Cm yang Rendam Cipinang Melayu Sudah Surut

Megapolitan
Polisi Selidiki Perampokan Pemotor yang Disebut Bawa Rp 100 Juta di Pondok Cabe

Polisi Selidiki Perampokan Pemotor yang Disebut Bawa Rp 100 Juta di Pondok Cabe

Megapolitan
Banjir 50 Cm Rendam Cipinang Melayu, Damkar Kerahkan Tiga Mobil Pompa untuk Sedot Genangan

Banjir 50 Cm Rendam Cipinang Melayu, Damkar Kerahkan Tiga Mobil Pompa untuk Sedot Genangan

Megapolitan
Komisaris Utama PT ASA yang Diduga Dalang Penimbunan Obat Covid-19 Ditahan Polisi

Komisaris Utama PT ASA yang Diduga Dalang Penimbunan Obat Covid-19 Ditahan Polisi

Megapolitan
Seorang Polisi Gugur Saat Amankan Vaksinasi Covid-19 di Kembangan

Seorang Polisi Gugur Saat Amankan Vaksinasi Covid-19 di Kembangan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X