Kompas.com - 01/11/2013, 14:42 WIB
Gubernur DKI Joko Widodo memberikan penghargaan bagi salah satu pengemudi transportasi umum teladan di Jakarta. Fabian Januarius KuwadoGubernur DKI Joko Widodo memberikan penghargaan bagi salah satu pengemudi transportasi umum teladan di Jakarta.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebutan sopir yang dilontarkan Gubernur DKI Joko Widodo kepada pengemudi transportasi umum diprotes oleh Dedi Sumantri. Dedi adalah pengemudi yang dinobatkan Dinas Perhubungan DKI sebagai pengemudi teladan.

"Kami ingin menaikkan harkat martabat pengemudi. Tapi, tadi Pak Jokowi memanggil kami sopir. Saya minta tolong Pak, ke depan, Bapak sebut kami ini sebagai pengemudi, bukan sopir," ujarnya di sela acara pemilihan pengemudi teladan serta pelajar pelopor keselamatan di Terminal Pasar Minggu, Jumat (1/11/2013).

Sebutan sopir dianggap Dedi memiliki konotasi negatif daripada pengemudi. Perbedaan mendasar antara sebutan sopir dan pengemudi, lanjutnya, berkiblat kepada perilaku dalam berlalu lintas.

Sopir dianggap berperilaku berlalu lintas semaunya, sedangkan pengemudi lebih identik pada suatu profesi yang profesional.

"Sopir itu artinya negatif. Artinya kan suka mampir. Mampir di pinggir jalan, enggak tertib. Kalau pengemudi, itu profesional. Tahu aturan, tahu halte di mana, tahu berhentinya di mana," tuturnya.

Jokowi hanya tertawa mendengar protes yang dilancarkan Dedi. Jokowi tampak tidak menanggapi serius pernyataan itu.

Sebelumnya, Dishub DKI menggelar ajang pemilihan pengemudi teladan serta pelajar pelopor keselamatan berkendara di Jakarta. Hasilnya, terpilihlah 10 orang pengemudi transportasi umum teladan dan 10 orang pelajar yang menjadi pelopor keselamatan berkendara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari 10 orang pengemudi yang terpilih, tidak ada yang mewakili pengemudi metromini, kopaja, atau mikrolet. Diketahui, 10 pengemudi tersebut terdiri dari 2 pengemudi transjakarta dan 8 pengemudi taksi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

M Taufik Harap JIS Diresmikan Saat Anies Baswedan Masih Menjabat Gubernur DKI Jakarta

M Taufik Harap JIS Diresmikan Saat Anies Baswedan Masih Menjabat Gubernur DKI Jakarta

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Masih Ada 194 Orang

Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Masih Ada 194 Orang

Megapolitan
52 Persen Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Berasal dari Kelompok Usia Kerja

52 Persen Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Berasal dari Kelompok Usia Kerja

Megapolitan
Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Minim Setelah Waktu Pemberlakuan Diubah, Polisi: Masyarakat Sudah Paham Aturan

Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Minim Setelah Waktu Pemberlakuan Diubah, Polisi: Masyarakat Sudah Paham Aturan

Megapolitan
Video Remaja Tersungkur di Pinggir Jalan Viral, Polisi Duga Korban Tawuran

Video Remaja Tersungkur di Pinggir Jalan Viral, Polisi Duga Korban Tawuran

Megapolitan
Boyband BTS Disebut Berencana Gelar Konser di Jakarta International Stadium Tahun Depan

Boyband BTS Disebut Berencana Gelar Konser di Jakarta International Stadium Tahun Depan

Megapolitan
Permintaan Belum Ditanggapi KPI, MS Berobat ke Psikiater Pakai Uang Pribadi

Permintaan Belum Ditanggapi KPI, MS Berobat ke Psikiater Pakai Uang Pribadi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim 99,63 Persen RT di Wilayahnya Nihil Kasus Aktif Covid-19

Pemkot Bekasi Klaim 99,63 Persen RT di Wilayahnya Nihil Kasus Aktif Covid-19

Megapolitan
Tawarkan Surat Izin Operasional Palsu lewat Facebook, Pelaku Ditangkap Polisi

Tawarkan Surat Izin Operasional Palsu lewat Facebook, Pelaku Ditangkap Polisi

Megapolitan
Kepulauan Seribu Telah Dibuka Kembali untuk Wisatawan, Kapasitas Pengunjung 25 Persen

Kepulauan Seribu Telah Dibuka Kembali untuk Wisatawan, Kapasitas Pengunjung 25 Persen

Megapolitan
Polisi Didesak Proses Hukum Rachel Vennya karena Kabur dari Karantina di Wisma Atlet

Polisi Didesak Proses Hukum Rachel Vennya karena Kabur dari Karantina di Wisma Atlet

Megapolitan
Pengemudi Diduga Mengantuk, Mobil Avanza Tabrak Pohon di Cengkareng

Pengemudi Diduga Mengantuk, Mobil Avanza Tabrak Pohon di Cengkareng

Megapolitan
WNA Asal Panama dan Dua Anaknya Diduga Jadi Korban KDRT, tapi Kasus Dihentikan Polisi

WNA Asal Panama dan Dua Anaknya Diduga Jadi Korban KDRT, tapi Kasus Dihentikan Polisi

Megapolitan
Pemprov DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Berpotensi Banjir

Pemprov DKI Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem, Berpotensi Banjir

Megapolitan
Pemkot Bekasi Catat Tersisa 29 Kasus Aktif Covid-19 di Wilayahnya

Pemkot Bekasi Catat Tersisa 29 Kasus Aktif Covid-19 di Wilayahnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.