Kereta Jepang Tiba, Perjalanan Kereta Belum Akan Ditambah

Kompas.com - 05/11/2013, 11:20 WIB
Bongkar muat rangkaian gerbong kereta listrik (KRL) tahap pertama di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (4/11/2013). Pengadaan selama tahun 2013 ini dilakukan secara bertahap. KOMPAS.com/DIAN FATH RISALAH EL ANSHARIBongkar muat rangkaian gerbong kereta listrik (KRL) tahap pertama di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (4/11/2013). Pengadaan selama tahun 2013 ini dilakukan secara bertahap.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Walau sudah mendatangkan 30 unit kereta listrik dari Jepang, PT Kereta Commuter Jabodetabek (PT KCJ) belum akan menambah jumlah perjalanan kereta, paling tidak sampai Desember.

Direktur Utama PT KCJ Tri Handoyo mengatakan, kereta listrik yang mempunyai masalah seperti AC dan bangku yang rusak untuk sementara waktu akan diistirahatkan dan diperbaiki. Sebanyak 30 unit kereta yang baru didatangkan dari Jepang yang akan menggantikan operasional kereta yang diperbaiki itu.

"Sampai Desember ini belum ada penambahan perjalanan. Kalau kereta yang lama sudah sehat baru akan ditambah," ujarnya di Kantor PT KCJ di Stasiun Juanda, Senin (4/11/2013).

Saat ini, PT KCJ mempunyai 600 unit KRL yang bisa mengangkut sekitar 600.000 penumpang. Dari 600 unit kereta yang ada, 20 persen di antaranya dalam kondisi yang tidak sehat.

Tri menambahkan, 30 unit kereta yang baru didatangkan dari Jepang dengan tipe 205 merupakan kereta bekas. Di Jepang, kereta ini sudah dipakai selama sekitar 20 tahun. Akan tetapi, kata Tri, kereta ini bisa dipakai selama 15 sampai 20 tahun lagi.

"(Di Jepang) 205 baru berhenti (pemakaiannya) dua minggu lalu, lalu kita angkut ke sini, bukan berarti kita beli kereta bekas yang sudah tak dipakai. Karena di Jepang rawatnya bagus, ini kereta terbaik yang kami punya," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X