Kompas.com - 06/11/2013, 17:30 WIB
Adiguna Sutowo bersama Piyu, menggelar jumpa pers untuk klarifikasi kasus perusakan rumah Adiguna Sutowo, di De Hub Cafe, Thamrin City, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2013), Dalam pemberitaan, kasus tersebut membawa-bawa nama isteri Piyu, dalam kesempatan itu keduanya menyatakan itu tidak benar.  Warta Kota/Nur IchsanAdiguna Sutowo bersama Piyu, menggelar jumpa pers untuk klarifikasi kasus perusakan rumah Adiguna Sutowo, di De Hub Cafe, Thamrin City, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2013), Dalam pemberitaan, kasus tersebut membawa-bawa nama isteri Piyu, dalam kesempatan itu keduanya menyatakan itu tidak benar.
|
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidik Polda Metro Jaya mengklaim telah memeriksa istri Adiguna Sutowo, Indriani. Akan tetapi awak media yang menunggu di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tidak melihat kedatangan Indriani.

Kasubdit Jatanras Direskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, Indriani telah menjalani pemeriksaan polisi pada Rabu (6/11/2013). Akan tetapi, Herry tak memberi tahu kapan Indriani datang dan pergi.

"Indriani sudah di-BAP (Berita Acara Pemeriksaan). Sudah (diperiksa) tadi," terangnya melalui pesan singkat, Rabu (6/11/2013).

Sementara itu, gitaris grup band PADI, Piyu, yang telah mengonfirmasi akan memenuhi panggilan polisi, hingga pukul 16.00 belum tampak di Mapolda Metro Jaya.

Sebelumnya, polisi menjadwalkan akan memeriksa Adiguna Sutowo dan Piyu pada Rabu (6/11/2013) terkait perusakan rumah di Jalan Pulomas Barat VII Blok D2, Pulogadung, Jakarta Timur, yang dihuni istri kedua Adiguna. Akan tetapi yang baru memastikan hadir dalam pemeriksaan tersebut hanyalah Piyu, sementara Adiguna masih belum mengonfirmasi panggilan polisi.

Selain Adiguna dan Piyu, hari ini polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang lainnya, yakni Indirani, yang merupakan istri Adiguna pemilik mobil Mercy penabrak rumah tersebut; Daryono, sopir Adiguna yang mengantarkan tersangka F ke rumah milik Vika; dan Hendri, orang yang menjemput F setelah merusak rumah milik istri kedua Adiguna tersebut.

"Yang sudah confirm hadir baru Indriani dan Piyu. Dia akan datang pukul 13.00," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rikwanto menjelaskan, Indriani diperiksa berkaitan dengan kepemilikan mobil Mercy B 712 NDR yang digunakan untuk menabrak rumah milik Vika. Sementara itu, Piyu akan dimintai keterangannya saat menghadiri konferensi pers terkait permasalahan ini.

Menurut Rikwanto, Piyu banyak mengetahui tentang F. Sementara itu tersangka perusakan F masih dalam pengejaran polisi. F ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi memeriksa para saksi dan video rekaman yang direkam melalui ponsel.  



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi: Ada Dugaan Pungli

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi: Ada Dugaan Pungli

Megapolitan
Rutan Salemba Gelar Pelatihan Penanganan Kebakaran untuk Pegawai

Rutan Salemba Gelar Pelatihan Penanganan Kebakaran untuk Pegawai

Megapolitan
Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Masyarakat Diminta Waspada Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Nelayan Pelabuhan Muara Angke Disuntik Vaksin Covid-19 di Atas Kapal

Nelayan Pelabuhan Muara Angke Disuntik Vaksin Covid-19 di Atas Kapal

Megapolitan
PKL hingga Pemilik Warung di Jabodetabek Bisa Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta, Ini Syaratnya

PKL hingga Pemilik Warung di Jabodetabek Bisa Dapat Bantuan Rp 1,2 Juta, Ini Syaratnya

Megapolitan
Bocah Perempuan Dilaporkan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Sekitar Rumahnya di Duren Sawit

Bocah Perempuan Dilaporkan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Sekitar Rumahnya di Duren Sawit

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Tingkat Pengangguran Terbuka di Jakarta Barat Naik Dua Kali Lipat

Pandemi Covid-19, Tingkat Pengangguran Terbuka di Jakarta Barat Naik Dua Kali Lipat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Depok Sudah Capai 60 Persen Dosis Pertama

Vaksinasi Covid-19 di Depok Sudah Capai 60 Persen Dosis Pertama

Megapolitan
Ini Alasan Luhut Laporkan Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Terkait Pencemaran Nama Baik

Ini Alasan Luhut Laporkan Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
100 Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan di Kota Tangerang pada Januari-September 2021

100 Perempuan dan Anak Jadi Korban Kekerasan di Kota Tangerang pada Januari-September 2021

Megapolitan
Pendapatan UMKM di Jakarta Barat Saat Pandemi Lebih Stabil Dibanding Pelaku Usaha Lain

Pendapatan UMKM di Jakarta Barat Saat Pandemi Lebih Stabil Dibanding Pelaku Usaha Lain

Megapolitan
Luhut B Pandjaitan Gugat Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Rp 100 Miliar Terkait Tudingan 'Bermain' di Tambang di Papua

Luhut B Pandjaitan Gugat Fatia dari Kontras dan Haris Azhar Rp 100 Miliar Terkait Tudingan "Bermain" di Tambang di Papua

Megapolitan
Polisi Bubarkan Demo Pendukung Interpelasi Formula E di Depan Gedung DPRD DKI

Polisi Bubarkan Demo Pendukung Interpelasi Formula E di Depan Gedung DPRD DKI

Megapolitan
Gudang Tinta di Semanan Terbakar

Gudang Tinta di Semanan Terbakar

Megapolitan
Dituding Ingin Mengkriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia, Luhut Binsar: Tak Ada Waktu Mikir ke Sana

Dituding Ingin Mengkriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia, Luhut Binsar: Tak Ada Waktu Mikir ke Sana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.