Kompas.com - 06/11/2013, 19:12 WIB
Mobil Mercedes-Benz bernomor B 712 NDR yang digunakan pelaku penabrak tiga kendaraan Vika Dewayani, istri pengusaha Adiguna Sutowo, disita di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (28/10/2013). KOMPAS.com/ROBERTUS BELARMINUSMobil Mercedes-Benz bernomor B 712 NDR yang digunakan pelaku penabrak tiga kendaraan Vika Dewayani, istri pengusaha Adiguna Sutowo, disita di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin (28/10/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebelum peristiwa perusakan rumah di Jalan Pulomas Barat VII Blok D2, Pulogadung, Jakarta Timur, Adiguna Sutowo diduga keluar rumah dengan menggunakan mobil Mercedes-Benz bernomor B 712 NDR. Mobil milik istri pertama Adiguna itu digunakan tersangka F untuk merusak rumah milik istri kedua Adiguna, Vika Dewayani.

Saat diperiksa polisi, istri pertama Adiguna, Indriani, mengatakan bahwa pada Jumat (25/10/2013) sekitar pukul 22.00, Adiguna pamit kepada Indriani untuk keluar rumah di Jalan Kamboja, Menteng, Jakarta Pusat. Adiguna tidak mengatakan hendak pergi ke mana.

Setelah suaminya pergi, Indriani tidak mendapati mobil sedan bernomor B 712 NDR itu di rumahnya. Meski demikian, Indriani tidak mengetahui secara pasti apakah Adiguna menggunakan mobil miliknya atau tidak.

"Indriani tidak tahu (Adiguna) menggunakan mobil yang mana, tapi mobil itu tidak ada. Indriani menduga Adiguna memakainya," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Rabu (6/11/2013), di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto mengatakan, Indriani mengenal sosok Vika, tetapi ia tidak mengenal tersangka F. Indriani juga memberi kesaksian bahwa Daryono, yang mengantar F ke tempat Vika, bukanlah sopirnya, melainkan sopir Adiguna. Adapun Hendri, yang menjemput F setelah merusak rumah, dikenal oleh Indriani sebagai karyawan Adiguna.

"Menurut Indriani, Daryono sudah tidak ada di rumah sejak dua minggu lalu," kata Rikwanto.

Indriani diperiksa penyidik Polda Metro Jaya sejak pukul 10.00 sampai sekitar pukul 13.00. Penyidik menanyakan 20 pertanyaan terkait kepemilikan mobil yang ditabrakkan tersangka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

F ditetapkan sebagai tersangka karena menabrakkan sebuah mobil sedan tersebut ke rumah pengusaha Adiguna Sutowo pada Sabtu (26/10/2013) dini hari. Rumah di Jalan Pulomas Barat VII itu dihuni oleh Vika. Akibat peristiwa itu, tiga buah mobil milik Vika mengalami kerusakan.

Adiguna mengklaim bahwa dirinyalah yang melakukan perusakan rumah tersebut. Namun, saksi-saksi di lapangan membantah pernyataan tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Wagub DKI: Sekalipun Sudah Vaksin, Bukan Berarti Bebas Tak Jalankan Prokes

Megapolitan
Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Bagaimana Harimau Tino dan Hari di Ragunan Tertular Covid-19? Ini Kata Dokter Hewan

Megapolitan
Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Hasil Penjualan Sapi 23 Pedagang di Depok Dibawa Kabur, Kerugian Ditaksir Rp 1,4 Miliar

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Anies: Sudah Ada Tanda-tanda Kesembuhan

Megapolitan
Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Video Tawuran Pemuda di Bintaro Viral, Saksi Sebut Ada yang Bawa Sajam

Megapolitan
UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

UPDATE 1 Agustus: Tambah 2.701 Kasus Covid-19 di Jakarta, 15.884 Orang Kini Berjuang Sembuh

Megapolitan
Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Makan Harus Tunjukkan Surat Vaksin, Pengusaha Warteg: Kebijakan yang Mengada-ada

Megapolitan
Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Ketua Pengusaha Warteg: Kebijakan Makan 20 Menit Tak Tepat, Menu Kami Kan Bervariasi...

Megapolitan
Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Ada Aduan Pungli Bansos Kemensos, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Ikut Pantau Penyalurannya

Megapolitan
Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Efek Pandemi Covid-19, Banyak Pengusaha Warteg Pulang Kampung ke Tegal dan Brebes

Megapolitan
Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Sejak Awal Pandemi, Ada 13.912 Anak Terpapar Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Anies Paparkan Bukti PPKM Darurat di Jakarta Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

Megapolitan
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Cisadane

Megapolitan
Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Pengendara Moge Tabrak Pemotor Honda Beat hingga Tewas, Polisi: Itu Konvoi, Mereka Sunmori...

Megapolitan
Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Anies: Alasan Tidak Bisa Vaksin di Jakarta Sulit Diterima, Anda Bisa Akses di Mana Saja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X