Kompas.com - 07/11/2013, 12:32 WIB
Pengendara melintas di jalur bus Tansjakarta di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2013). Dirlantas Polda Metro Jaya akan menerapkan denda bagi pengendara yang menerobos jalur bus yaitu Rp 1 juta bagi mobil dan Rp 500.000 bagi pengendara motor. WARTA KOTA / ANGGA BHAGYA NUGRAHAPengendara melintas di jalur bus Tansjakarta di Kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2013). Dirlantas Polda Metro Jaya akan menerapkan denda bagi pengendara yang menerobos jalur bus yaitu Rp 1 juta bagi mobil dan Rp 500.000 bagi pengendara motor.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah ada kesepakatan dengan instansi terkait, wacana pengenaan denda maksimal bagi penerobos jalur transjakarta dapat segera direalisasikan. Saat ini sejumlah instansi terkait masih melakukan kajian terhadap penerapan sanksi tersebut.

"Bisa diterapkan pekan depan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto saat dihubungi, Kamis (7/11/2013).

Rikwanto mengatakan, penerapan denda maksimal bagi penerobos jalur transjakarta pada pekan depan akan dapat terealisasi jika sudah ada kesepakatan antara Polda Metro, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI, Kejaksaan, dan Pengadilan. Kesepakatan tersebut terkait mekanisme penerapan yang akan diberlakukan. Selain itu, sejumlah instansi tersebut juga membahas penentuan besaran denda bagi para pelanggar.

Menurut Rikwanto, saat ini Pemprov DKI telah memanggil Kejaksaan, Pengadilan, dan Polda Metro untuk membahas sanksi itu. Rikwanto mengimbau agar masyarakat tidak takut dengan besaran denda. "Yang takut, kan, orang yang melanggar. Jadi tak perlu takut dan pesimistis,'' ujarnya.

Wacana penerapan denda maksimal bagi penerobos busway mengundang banyak tanggapan. Indonesia Police Watch (IPW) khawatir denda ini akan menjadi "proyek baru" bagi sejumlah oknum polisi untuk melakukan pungutan liar. Denda yang akan dikenakan kepada penerobos busway sebesar Rp 1 juta untuk pengendara kendaraan roda empat dan Rp 500.000 untuk pengendara kendaraan roda dua.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hindari Masa Kedaluwarsa, Pemkot Bekasi Segera Gunakan 433.000 Dosis Vaksin Covid-19 yang Tersisa

Hindari Masa Kedaluwarsa, Pemkot Bekasi Segera Gunakan 433.000 Dosis Vaksin Covid-19 yang Tersisa

Megapolitan
Ini Penjelasan Anies Soal Penyebab Molornya Proyek ITF

Ini Penjelasan Anies Soal Penyebab Molornya Proyek ITF

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di Cengkareng Sudah Jaring 5.700 Nasabah dari 17 Aplikasi

Kantor Pinjol Ilegal di Cengkareng Sudah Jaring 5.700 Nasabah dari 17 Aplikasi

Megapolitan
Bongkar Jaringan Peredaran Ganja Jakarta-Jawa Barat, Polisi Ungkap Modus Klasik

Bongkar Jaringan Peredaran Ganja Jakarta-Jawa Barat, Polisi Ungkap Modus Klasik

Megapolitan
DKI Jakarta PPKM Level 2, Anak di Bawah Usia 12 Tahun Belum Boleh Masuk Ancol

DKI Jakarta PPKM Level 2, Anak di Bawah Usia 12 Tahun Belum Boleh Masuk Ancol

Megapolitan
PPKM Jakarta Turun Level 2, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

PPKM Jakarta Turun Level 2, Ini Aturan Masuk Tempat Wisata

Megapolitan
Kasus Penipuan Rekrutmen PNS oleh Anak Penyanyi ND Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Penipuan Rekrutmen PNS oleh Anak Penyanyi ND Naik ke Tingkat Penyidikan

Megapolitan
Tangsel PPKM Level 2, Sejumlah Aturan Pembatasan Kegiatan Disesuaikan

Tangsel PPKM Level 2, Sejumlah Aturan Pembatasan Kegiatan Disesuaikan

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Anies: Kita Ingin Kondisi Ini Bisa Terjaga Terus

Jakarta PPKM Level 2, Anies: Kita Ingin Kondisi Ini Bisa Terjaga Terus

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pengedar, Barang Bukti 15 Kilogram Ganja Diamankan

Polisi Tangkap Tiga Pengedar, Barang Bukti 15 Kilogram Ganja Diamankan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Telah Salurkan 173.340 Dosis Vaksin Covid-19 ke 5 Kabupaten di Jabar

Pemkot Bekasi Telah Salurkan 173.340 Dosis Vaksin Covid-19 ke 5 Kabupaten di Jabar

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Tempat Permainan Anak di Blok M Plaza Mulai Beroperasi

Jakarta PPKM Level 2, Tempat Permainan Anak di Blok M Plaza Mulai Beroperasi

Megapolitan
Paksa Periksa Handphone Orang Saat Bertugas, Aipda Ambarita Diperiksa Propam

Paksa Periksa Handphone Orang Saat Bertugas, Aipda Ambarita Diperiksa Propam

Megapolitan
Hendak Berbelanja, Remaja 14 Tahun Malah Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang

Hendak Berbelanja, Remaja 14 Tahun Malah Disekap dan Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang

Megapolitan
Namanya Viral karena Periksa Paksa Ponsel Warga, Aipda Ambarita Dimutasi

Namanya Viral karena Periksa Paksa Ponsel Warga, Aipda Ambarita Dimutasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.