Kompas.com - 08/11/2013, 04:42 WIB
Kondisi rumah pengusaha Adiguna Sutowo yang ditabrak seorang wanita berinisal F, Senin (28/10/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusKondisi rumah pengusaha Adiguna Sutowo yang ditabrak seorang wanita berinisal F, Senin (28/10/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah diancam akan dijemput paksa karena tak memenuhi panggilan polisi, dua karyawan Adiguna Sutowo akhirnya datang ke Mapolda Metro Jaya, Kamis (7/11/2013). Dua karyawan itu adalah Hendri dan Daryono.

"Keduanya sedang dilakukan proses BAP (berita acara pemeriksaan) di tempat yang sama," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto melalui pesan singkatnya, Kamis malam. Dia mengatakan, Hendri dan Daryono tiba sekitar pukul 19.00 WIB, dan langsung diperiksa di Unit II Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Rabu (6/11/2013), Hendri dan Daryono mangkir dari panggilan kedua yang dilayangkan kepada mereka. Polisi pun menyatakan bakal melakukan penjemputan paksa untuk meminta keterangan mereka sebagai saksi perusakan rumah Adiguna di Jalan Pulomas Barat VII Blok D2, Pulogadung, Jakarta Timur.

Panggilan pertama terhadap Hendri dan Daryono dijadwalkan untuk pemeriksaan pada Jumat (1/11/2013). Mereka dipanggil berbarengan dengan Vika, istri kedua Adiguna. Setelah mangkir dari panggilan itu, mereka kembali dipanggil pada Rabu (6/11/2013), kali ini berbarengan dengan jadwal pemeriksaan Adiguna dan gitaris grup band Padi, Piyu.

Daryono adalah orang yang diduga mengantarkan pelaku perusakan, perempuan bernama F. Mereka menggunakan mobil bernomor polisi B 712 NDR milik istri pertama Adiguna. Adapun Hendri adalah orang yang menjemput F setelah aksi perusakan. Kepolisian juga sedang berencana kembali memanggil Adiguna, setelah dia tak memenuhi panggilan pertama pada Rabu itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Megapolitan
Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Megapolitan
Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Kecamatan Kembangan Miliki Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 di Tiap Kelurahan

Kecamatan Kembangan Miliki Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 di Tiap Kelurahan

Megapolitan
Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Megapolitan
Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Megapolitan
Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Megapolitan
Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Mobil Pecah Ban di Matraman, Oleng lalu Tabrak Petugas Dinas Pertamanan

Megapolitan
Punya Target Terbanyak di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 di Cengkareng Kini Sudah 45 Persen

Punya Target Terbanyak di Jakarta, Vaksinasi Covid-19 di Cengkareng Kini Sudah 45 Persen

Megapolitan
Januari hingga Juni 2021 Terjadi 161 Kebakaran di Jakarta Barat

Januari hingga Juni 2021 Terjadi 161 Kebakaran di Jakarta Barat

Megapolitan
Korban Pungli Bansos Tarik Omongan, Pemkot Tangerang Tetap Teruskan Penyelidikan

Korban Pungli Bansos Tarik Omongan, Pemkot Tangerang Tetap Teruskan Penyelidikan

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Kecamatan Cengkareng Menurun, Sudah Tak Ada Lagi Zona Merah

Kasus Covid-19 di Kecamatan Cengkareng Menurun, Sudah Tak Ada Lagi Zona Merah

Megapolitan
Pemalsu Tabung Oksigen Pakai Apar Sudah Jual 20 Unit Melalui Medsos

Pemalsu Tabung Oksigen Pakai Apar Sudah Jual 20 Unit Melalui Medsos

Megapolitan
Depot Isi Ulang Oksigen di Matraman Terapkan Bayar Suka Rela, Pemilik: Ujian bagi Saya

Depot Isi Ulang Oksigen di Matraman Terapkan Bayar Suka Rela, Pemilik: Ujian bagi Saya

Megapolitan
Tak Ada Pengawasan, Masjid di Ciputat Leluasa Gelar Shalat Jumat Saat PPKM Level 4

Tak Ada Pengawasan, Masjid di Ciputat Leluasa Gelar Shalat Jumat Saat PPKM Level 4

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X