Kompas.com - 15/11/2013, 10:22 WIB
tiga pekerja di MRT di Sudirman -Thamrin

Tiga pekerja terlihat sibuk memasang seng penutup proyek mass rapid transit (MRT) di jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2013). Rencananya peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan konstruksi transportasi berbasis rel atau  mass rapid transit (MRT) akan dilaksanakan pada Kamis mendatang (10/10/2013). Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh ummi hadyah salehtiga pekerja di MRT di Sudirman -Thamrin Tiga pekerja terlihat sibuk memasang seng penutup proyek mass rapid transit (MRT) di jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2013). Rencananya peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan konstruksi transportasi berbasis rel atau mass rapid transit (MRT) akan dilaksanakan pada Kamis mendatang (10/10/2013). Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT MRT Jakarta, Dono Boestami mengatakan penebangan pohon sepanjang Jalan Sisimangaraja hingga Sudirman dilakukan malam hari. Kebijakan itu untuk mengurangi potensi kemacetan arus lalu lintas di jalan itu.

Melalui rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (14/11/2013), Dono menjelaskan, pekerjaan akan dilakukan mulai pukul 22.00 sampai dengan pukul 05.00. Hanya di hari Minggu saja pekerjaan berakhir pukul 04.00 agar tak mengganggu kenyamanan masyarakat di gelaran Car Free Day.

"Kita sadar kegiatan ini berdampak pada lalu lintas. Oleh karena itu kita kerjakan malam kondisi lalu lintas tidak padat," ujar Dono.

Kendati demikian, pihaknya juga telah mengkoordinasikan waktu pengerjaan tersebut dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan aparat kepolisian. Dono meminta pengguna jalan yang melintas di sepanjang Sisimangaraja-Sudirman tetap berhati-hati dan patuh terhadap arahan petugas lalu lintas yang ada di proyek tersebut.

"Kami bersama-sama dengan Dishub Jakarta dan Dtlantas Polda Metro Jaya akan berusaha memastikan, hak pengguna jalan diperhatikan, terutama kenyamanan dan keamanan," ujar Dono.

Proyek MRT telah dimulai sejak groundbreaking pada 10 Oktober 2013 lalu. Kini, pengerjaan dimulai dengan menebang pohon di ruas penghubung antara jalur cepat dan jalur lambat mulai Jalan Sisimangaraja hingga Jalan Sudirman.

Dono melanjutkan, secara teknis penebangan pohon tersebut untuk menyiapkan lokasi pelebaran jalan,kegiatan test pit serta relokasi utilitas dan alat berat. Selain itu, penebangan pohon juga dilakukan sebagai persiapan relokasi selter bus transjakarta dan paling penting pelaksanaan struktur permanen di bawah tanah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah pohon-pohon itu ditebang, pekerjaan berikutnya yakni relokasi utilitas termasuk pemindahan lampu penerang jalan dari jalur hijau ke trotoar dan akan dilanjutkan dengan pembongkaran pembatas jalur cepat dan lambat hingga pengaspalan. Semua pekerjaan itu direncanakan akan selesai pada awal tahun depan.

"Terkait dengan tahapan pekerjaan tersebut, kami akan selalu berusaha memastikan agar informasi tersebut dapat disampaikan dengan jelas kepada masyarakat agar masyarakat dapat mengelola aktivitas sehari-hari sekalipun terdampak proses konstruksi proyek MRT Jakarta," ujar Dono.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Pemprov DKI Susun Grand Design Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Megapolitan
Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Polisi Tilang 314 Kendaraan dalam Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.