Kompas.com - 18/11/2013, 15:57 WIB
Hercules Rozario Marshal, terdakwa kasus tindak pidana terkait penyerangan terhadap polisi di kawasan Srengseng, 8 Maret lalu, saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (2/7/2013). KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMOHercules Rozario Marshal, terdakwa kasus tindak pidana terkait penyerangan terhadap polisi di kawasan Srengseng, 8 Maret lalu, saat menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (2/7/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemindahan Rozario Marchal alias Hercules dari Rumah Tahanan Polda Metro Jaya ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang dibatalkan. Pembatalan ini menyusul belum adanya kepastian dari kejaksaan.

Kuasa hukum Hercules, Joao Mecko, mengatakan, hingga Senin (18/11/2013) pukul 14.30, kejaksaan belum memberikan kejelasan tentang tempat pemindahan untuk Hercules. Joao akan meminta keterangan dan berkoordinasi dengan kejaksaan.

"Pemindahan batal. Sepertinya belum disepakati mau ditahan di mana," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin siang.

Joao menambahkan, proses pemindahan ini harus ada kepastian dari kejaksaan. Kepastian tersebut menyangkut penempatan Hercules.

"Kita bingung, sampai sekarang belum ada kabar. Kita mau jaksa bagaimana ikut aja," katanya.

Rencananya, Hercules akan dipindahkan dari Rumah Tahanan Polda Metro Jaya ke Lapas Cipinang setelah berkas kasusnya dinyatakan lengkap oleh kejaksaan. Hercules ditangkap pada 3 Agustus 2013 terkait kasus pemerasan dan pencucian uang.

Sebelumnya, untuk pemindahan Hercules ke Lapas Cipinang, 40 personel polisi telah bersiaga dengan peralatan lengkap sejak pukul 10.00. Pada pukul 14.30, mereka membubarkan diri karena informasi bahwa pemindahan batal dilakukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepolisian dan Pemprov DKI Bahas Sistem Ganjil Genap di Kawasan Ragunan

Kepolisian dan Pemprov DKI Bahas Sistem Ganjil Genap di Kawasan Ragunan

Megapolitan
Ini 15 Taman di Jaksel yang Dibuka pada 23 Oktober 2021

Ini 15 Taman di Jaksel yang Dibuka pada 23 Oktober 2021

Megapolitan
Jakpro Akan Mempekerjakan Warga Kampung Bayam di Jakarta International Stadium

Jakpro Akan Mempekerjakan Warga Kampung Bayam di Jakarta International Stadium

Megapolitan
UI Terima Donasi Rp 50 Miliar untuk Beasiswa dari Dato Low Tuck Kwong

UI Terima Donasi Rp 50 Miliar untuk Beasiswa dari Dato Low Tuck Kwong

Megapolitan
Final International Youth Championship 2021 Akan Digelar di Jakarta International Stadium

Final International Youth Championship 2021 Akan Digelar di Jakarta International Stadium

Megapolitan
Wali Kota Depok Janji Perda Religius Rangkul Semua Umat Beragama

Wali Kota Depok Janji Perda Religius Rangkul Semua Umat Beragama

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Pesona Square Mall Depok pada 22-23 Oktober, Ada 4 Vaksin Tersedia

Vaksinasi Covid-19 di Pesona Square Mall Depok pada 22-23 Oktober, Ada 4 Vaksin Tersedia

Megapolitan
M Taufik Harap JIS Diresmikan Saat Anies Baswedan Masih Menjabat Gubernur DKI Jakarta

M Taufik Harap JIS Diresmikan Saat Anies Baswedan Masih Menjabat Gubernur DKI Jakarta

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Masih Ada 194 Orang

Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Masih Ada 194 Orang

Megapolitan
52 Persen Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Berasal dari Kelompok Usia Kerja

52 Persen Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Berasal dari Kelompok Usia Kerja

Megapolitan
Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Minim Setelah Waktu Pemberlakuan Diubah, Polisi: Masyarakat Sudah Paham Aturan

Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Minim Setelah Waktu Pemberlakuan Diubah, Polisi: Masyarakat Sudah Paham Aturan

Megapolitan
Video Remaja Tersungkur di Pinggir Jalan Viral, Polisi Duga Korban Tawuran

Video Remaja Tersungkur di Pinggir Jalan Viral, Polisi Duga Korban Tawuran

Megapolitan
Boyband BTS Disebut Berencana Gelar Konser di Jakarta International Stadium Tahun Depan

Boyband BTS Disebut Berencana Gelar Konser di Jakarta International Stadium Tahun Depan

Megapolitan
Permintaan Belum Ditanggapi KPI, MS Berobat ke Psikiater Pakai Uang Pribadi

Permintaan Belum Ditanggapi KPI, MS Berobat ke Psikiater Pakai Uang Pribadi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim 99,63 Persen RT di Wilayahnya Nihil Kasus Aktif Covid-19

Pemkot Bekasi Klaim 99,63 Persen RT di Wilayahnya Nihil Kasus Aktif Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.