Polisi: Tidak Mungkin Direktur PT WIKA Terpeleset

Kompas.com - 19/11/2013, 15:36 WIB
Tempat terjatuhnya Direktur Operasional III PT WIKA Ikuten Sinulingga di Halte Cawang Soetoyo, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Selasa (19/11/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusTempat terjatuhnya Direktur Operasional III PT WIKA Ikuten Sinulingga di Halte Cawang Soetoyo, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Selasa (19/11/2013).
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Tak ada saksi mata yang menyaksikan Direktur Investasi PT WIKA Ikuten Sinulingga (55) jatuh dari jembatan penyeberangan orang (JPO) halte transjakarta Cawang Sutoyo. Namun, diduga dia bunuh diri.

Menurut Kapolres Jakarta Timur Kombes (Pol) Mulyadi, walau tak ada saksi yang melihat langsung apakah korban melompat atau terpeleset dari jembatan, berdasarkan pemeriksaan di lokasi kejadian, diduga kuat Ikuten berencana bunuh diri dengan sengaja melompat dari jembatan tersebut.

"Sementara ini, diduga korban bunuh diri," kata Kombes (Pol) Mulyadi Kaharni kepada Warta Kota, Selasa (19/11/2013).

Namun, apa motif Ikuten berniat bunuh diri, Mulyadi mengaku masih mendalami hal itu. "Belum diketahui motifnya," katanya.

Hal senada juga dikatakan Kanit Reskrim Polsek Jatinegara Iptu DP Ambarita seusai melakukan olah TKP. "Kalau jatuh karena terpeleset, sepertinya enggak mungkin. Karena pembatas penyeberangan setinggi pinggang," ujar Ambarita.

Ikuten ditemukan tergeletak dengan luka pada bagian mulut dan dahi, memar pada dengkul sebelah kanan, dan patah lengan kanan atas. Beruntung nyawanya bisa diselamatkan, dan langsung dievakuasi ke RS UKI Cawang, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Rikwanto mengatakan, dari tiga saksi yang diperiksa polisi, tidak satu pun di antara mereka yang melihat langsung apakah Ikuten terjatuh karena terpeleset atau sengaja melompat.

"Tidak ada saksi yang melihat langsung apakah korban jatuh karena terpeleset atau melompat," kata Rikwanto. (bum)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Kontroversi Pernyataan Sekda DKI soal Banjir Dinikmati, Dinilai Tak Punya Empati hingga Tutupi Kesalahan Anies

Megapolitan
Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Demo Ojek Online di DPR, Menolak Pembatasan Jalan hingga Sweeping Pengemudi

Megapolitan
Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Kronologi Perampokan Toko Emas di Pasar Pecah Kulit, Mengasak 4 Kg Emas hingga Tembak Petugas Sampah

Megapolitan
BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

BMKG: Sabtu Pagi, Jakarta Hujan Lokal

Megapolitan
Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Kerugian Toko Emas Tamansari akibat Disatroni Maling Belum Dapat Pastikan

Megapolitan
Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Soal Banjir Dinikmati, PSI DKI Nilai Pernyataan Sekda Menyakiti Hati Masyarakat

Megapolitan
Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Lurah Pastikan Suplai Logistik Pengungsi Banjir Cipinang Melayu Memadai

Megapolitan
Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Polisi Kejar Perampok Bersenjata yang Satroni Toko Emas di Pasar Pecak Kulit

Megapolitan
Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Revitalisasi Monas dan Formula E, Ombudsman: Pejabat yang Rusak Cagar Budaya Bisa Dipidana

Megapolitan
Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Banjir Makin Tinggi, Warga Cipinang Melayu Kembali Penuhi Posko Pengungsian

Megapolitan
Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Masker Ilegal di Cakung Didistribusikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Ombudsman Minta Revitalisasi Monas dan Sirkuit Formula E Dimoratorium

Megapolitan
Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Banjir Lagi di Cipinang Melayu, Warga Mulai Mengungsi

Megapolitan
Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Saudi Larang Umrah Sementara, 48 Jemaah Asal Bekasi Batal Berangkat

Megapolitan
Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Drainase Buruk hingga Persoalan Mandeknya Normalisasi Bakal Jadi Prioritas Pansus Banjir Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X