Kompas.com - 21/11/2013, 13:40 WIB
Terdakwa Hercules Rosario Marshal menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (30/5/2013). Hercules beserta kelompoknya ditangkap saat terjadi bentrok dan penyerangan kepada polisi di ruko kawasan Srengseng, Jakarta Barat, 8 Maret lalu. KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMOTerdakwa Hercules Rosario Marshal menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (30/5/2013). Hercules beserta kelompoknya ditangkap saat terjadi bentrok dan penyerangan kepada polisi di ruko kawasan Srengseng, Jakarta Barat, 8 Maret lalu.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemindahan Hercules Rozario Marcal dari Rutan Narkotika Polda Metro Jaya jadi dilakukan hari ini. Sebelum dibawa ke Lembaga Permasyarakat Cipinang, dia menjalani pemeriksaan kesehatan di Pusat Kedokteran Kesehatan Polda Metro Jaya.

Pantauan Kompas.com, Hercules keluar dari rutan sekitar pukul 12.00. Dia mengenakan kemeja dan celana jins biru, didampingi puluhan aparat kepolisian bersenjata lengkap. Selain aparat, tampak sepuluh anak buah Hercules ikut mengawal.

Hercules yang ditanyai wartawan menyatakan siap menghadapi proses persidangan. "Nanti kita lihat saja di persidangan saja. Kita hormati proses hukum," ujar Hercules saat keluar dari Rutan Narkotika menuju Poliklinik Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/11/2013).

Seusai menjalani pemeriksaan kesehatan selama 45 menit, Hercules keluar dari Pusdokes menuju Rutan Narkotika Polda Metro Jaya. Dia sempat melambaikan tangan kepada para wartawan.

Menurut Kasat Reskrim Polda Metro Jaya AKBP Hengky Haryadi, pemeriksaan dilakukan untuk mengecek kondisi kesehatan Hercules sehingga keadaannya sehat ketika berada di Lapas Cipinang.

"Diperiksa kesehatannya sehingga tidak ada masalah di Lapas Cipinang," ujar Hengky.

Pemeriksaan itu, kata dia, dilakukan atas permintaan kejaksaan. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, Hercules harus menyelesaikan proses administrasi, sebelum diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dan dipindahkan ke Lapas Cipinang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hercules ditangkap pada 3 Agustus 2013 terkait kasus pemerasan dan pencucian uang. Pemindahannya sempat tertunda, yang seharusnya dilakukan pada Senin (18/11/2013) kemarin.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Digugat Viani Limardi Rp 1 Triliun, PSI: Dia Makin Permalukan Dirinya Sendiri

Digugat Viani Limardi Rp 1 Triliun, PSI: Dia Makin Permalukan Dirinya Sendiri

Megapolitan
Kebakaran Landa Warung Makan di Makasar Jaktim, Pemilik Derita Luka Bakar di Tangan

Kebakaran Landa Warung Makan di Makasar Jaktim, Pemilik Derita Luka Bakar di Tangan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober: Jakarta Catat Penambahan 103 Kasus Covid-19

UPDATE 20 Oktober: Jakarta Catat Penambahan 103 Kasus Covid-19

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober: Tambah 4 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 20 Oktober: Tambah 4 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Masih Bisa Pakai Tes Antigen sebagai Syarat Terbang

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Masih Bisa Pakai Tes Antigen sebagai Syarat Terbang

Megapolitan
Kembali Dibuka, Tempat Bermain Anak TangCity Mal Mulai Dikunjungi

Kembali Dibuka, Tempat Bermain Anak TangCity Mal Mulai Dikunjungi

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, Pengunjung Supermarket-Pasar Maksimal 75 Persen dari Kapasitas

PPKM Level 2 Jakarta, Pengunjung Supermarket-Pasar Maksimal 75 Persen dari Kapasitas

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan 68 Motor Sampah untuk Angkut Sampah di Wilayah yang Sulit Dijangkau Truk

Pemkot Bogor Siapkan 68 Motor Sampah untuk Angkut Sampah di Wilayah yang Sulit Dijangkau Truk

Megapolitan
Kota Bogor Hadapi Cuaca Ekstrem, Bima Arya Minta Jajarannya Siaga

Kota Bogor Hadapi Cuaca Ekstrem, Bima Arya Minta Jajarannya Siaga

Megapolitan
Pengelola Catat Ada 15.000 Pengunjung pada Hari Pertama Anak Boleh Masuk Ancol

Pengelola Catat Ada 15.000 Pengunjung pada Hari Pertama Anak Boleh Masuk Ancol

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka pada Sabtu, 23 Oktober

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka pada Sabtu, 23 Oktober

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, Kapasitas Pasar yang Jual Non-kebutuhan Sehari-hari Jadi 75 Persen

PPKM Level 2 Jakarta, Kapasitas Pasar yang Jual Non-kebutuhan Sehari-hari Jadi 75 Persen

Megapolitan
Tempat Bermain Anak dan Tempat Hiburan di Mal di Jakarta Boleh Beroperasi Selama PPKM Level 2

Tempat Bermain Anak dan Tempat Hiburan di Mal di Jakarta Boleh Beroperasi Selama PPKM Level 2

Megapolitan
PPKM Level 2 di Jakarta, Kapasitas Gym Naik Jadi Maksimal 50 Persen

PPKM Level 2 di Jakarta, Kapasitas Gym Naik Jadi Maksimal 50 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.