Kompas.com - 21/11/2013, 16:40 WIB
Pekerja tengah mengerjakan rancangan tiang pancang untuk pembangunan proyek mass rapid transit (MRT) di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (7/10/2013). Pemprov DKI Jakarta akan segera melakukan pemasangan tiang pancang untuk dimulainya mega prouek MRT. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHAPekerja tengah mengerjakan rancangan tiang pancang untuk pembangunan proyek mass rapid transit (MRT) di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (7/10/2013). Pemprov DKI Jakarta akan segera melakukan pemasangan tiang pancang untuk dimulainya mega prouek MRT.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Penebangan pohon di depan Ratu Plaza, Jalan Jenderal Sudirman Kav 9, Jakarta Pusat, membuat kawasan itu tampak gersang dan panas. Meski demikian, warga memaklumi kondisi itu karena penebangan pohon tersebut merupakan bagian dari proses pembangunan mass rapid transit (MRT).

"Sudah empat hari yang lalu pohon ditebang, jadinya panas dari aspal langsung mantul, biasanya adem sama pohon," ujar Asep (31), salah satu pedagang asongan di depan Ratu Plaza, Kamis (21/11/2013).

Meski kepanasan, Asep dan pedagang asongan lain tidak mempermasalahkan penebangan pohon tersebut. Ia mendukung rencana pemerintah membangun MRT di sepanjang jalan tersebut. "Diadem-ademin sajalah," ujar Asep.

Dukungan juga disampaikan oleh Vina (16), siswi SMA yang sering melewati trotoar Jalan Jenderal Sudirman. Untuk menghindari terik matahari dan hujan di kawasan itu, ia membawa payung sebagai pelindung. Ia memaklumi penebangan pohon itu mengakibatkan kawasan tersebut tampak lebih kotor oleh debu.

"Saya dukung banget dong, siapa sih yang enggak pengin Jakarta punya MRT?" ujarnya.

Sejak Jumat (15/11/2013), pohon-pohon di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Sisingamangaraja ditebang untuk persiapan pembangunan MRT. Penebangan pohon ini dilakukan hingga Sabtu lusa mulai pukul 22.00 hingga 05.00.

Pelaksanaan proyek MRT telah dimulai sejak groundbreaking pada 10 Oktober 2013. Kini pengerjaan dilakukan dengan menebang pohon di ruas penghubung antara jalur cepat dan jalur lambat, mulai dari Jalan Sisingamangaraja hingga Jalan Jenderal Sudirman. Setelah pohon-pohon itu ditebang, pekerjaan berikutnya adalah pemindahan utilitas jalan, termasuk pemindahan lampu penerang jalan dari jalur hijau ke trotoar. Setelah itu, ada pembongkaran pembatas jalur cepat dan lambat hingga pengaspalan. Semua pekerjaan itu direncanakan akan selesai pada awal tahun depan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.