Dua Kilogram Telur Busuk Dilempar ke Kedubes Australia

Kompas.com - 22/11/2013, 14:50 WIB
Ratusan orang dari Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Peduli Hankam melakukan unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Australia, Kuningan, Jakarta, Kamis (21/11/2013). KOMPAS.com/Dian MaharaniRatusan orang dari Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Peduli Hankam melakukan unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Australia, Kuningan, Jakarta, Kamis (21/11/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Terkait penyadapan, Kedubes Australia didatangi massa dari Komando Pejuang Merah Putih (KPMP). Mereka melemparkan dua kilogram telur busuk ke arah gedung Kedubes.

Selain melempar telur busuk, pedemo juga melakukan orasi dan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan Indonesia. Mereka juga membakar duplikat bendera Australia.

Para pengunjuk rasa juga membentangkan poster yang mengecam sikap Pemerintah Australia, di antaranya bertuliskan "Tanpa Australia Indonesia Tetap Bisa" dan "Mr Abbot is Stupid".

Mereka menuntut agar Australia mengajukan permohonan maaf secara resmi pada Indonesia. "Intinya, kami meminta adanya ketegasan dari pemerintah untuk menindaklanjuti pelecehan ini. Kalau enggak tegas selama ini kita akan selalu dilecehkan," ujar Ketua KPMP Jakarta Barat Ajun Gunawan (50), Jumat (22/11/2013).

KPMP juga mengimbau elite jangan hanya mengurusi politik negara. Mereka harus bergabung dengan pemerintahan untuk membela negara ini dari pelecehan yang dilakukan oleh Australia.

Aksi unjuk rasa dimulai sejak pukul 10.00 dan sempat terhenti untuk istirahat shalat Jumat pada pukul 12.00, lalu dilanjutkan kembali pukul 13.00.

Adanya aksi unjuk rasa ini membuat arus lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, macet. Jalur lambat di depan Kedubes Australia terpaksa ditutup. Ratusan aparat kepolisian juga berjaga di sekitar lokasi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Megapolitan
Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Megapolitan
Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Megapolitan
Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Megapolitan
Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Megapolitan
Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Megapolitan
Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Megapolitan
Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Megapolitan
Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Megapolitan
PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

Megapolitan
Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Megapolitan
SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

Megapolitan
Anies Kembali Ingatkan Masyarakat Gunakan Masker Kain saat Keluar Rumah

Anies Kembali Ingatkan Masyarakat Gunakan Masker Kain saat Keluar Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X