Kompas.com - 22/11/2013, 15:42 WIB
Tumpukan Puing limbah di Jatibaru

Tumpukan puing limbah terdampar di jalan jatibaru X Tanah Abang, Jumat (22/11/2013).Tumpukan tersebut akibat pengerukan limbah sampah pada 28 Oktober silam. Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh

ummi hadyah salehTumpukan Puing limbah di Jatibaru Tumpukan puing limbah terdampar di jalan jatibaru X Tanah Abang, Jumat (22/11/2013).Tumpukan tersebut akibat pengerukan limbah sampah pada 28 Oktober silam. Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan warga dan pedagang mengeluhkan banyaknya karung limbah sampah di Jalan Jatibaru X. Menurut mereka, limbah-limbah tersebut sangat mengganggu kesehatan warga setempat.

Ani (33), salah seorang warga RW 002, mengaku tumpukan sampah di wilayahnya tidak dihiraukan pihak Sudin Tata Air sejak pengerukan sebulan yang lalu. Menurut Ani, jika dibiarkan, tumpukan sampah itu akan mengganggu kesehatan para warga setempat.

"Sejak 28 Oktober sudah ada karung-karung sampah di sini. Bisa-bisa kami semua kena penyakit gara-gara lalat, padahal di sini banyak anak balita," ujar Ani saat ditemui wartawan, di Jalan Jatibaru X, Tanah Abang, Jumat (22/11/2013).

Hal senada juga diungkapkan Nati (55). Dia merasa terganggu karena puing-puing tersebut membuatnya sulit berjualan minuman. Selain itu, menumpuknya puing-puing sampah dari got menyebabkan gangguan kesehatan terhadap warga setempat.

"Gara-gara karung-karung limbah got di sepanjang Jalan Jatibaru X, suami saya jadi sakit muntaber," kata wanita yang sehari-hari berjualan minuman mineral itu.

Andhika Pratama (35), salah seorang pedagang baju muslim, juga menuturkan hal yang sama. Menurut Andhika, pembersihan got tersebut adalah tindakan sia-sia.

"Minta saluran dibersihin, sampai sekarang dibiarin saja sejak pembersihan, cuma didiemin saja. Percuma dong dikeruk dan dibongkar," kata Andhika. Terkait hal itu, warga meminta pemerintah mengangkat limbah kotoran dari saluran air tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Antisipasi Banjir, BPBD Kota Bekasi Siapkan Tenda Darurat dan Dapur Umum

Megapolitan
Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Transmisi Lokal Varian Omicron di Jakarta Melonjak Jadi 243 Kasus

Megapolitan
Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Marak Tawuran Pelajar di Jaksel, Sudin Pendidikan Dianggap Tidak Antisipatif

Megapolitan
Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Kronologi Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Jakarta Utara

Megapolitan
Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Jakpro Sebut Akan Ada Seleksi Warga yang Tinggal di Kampung Susun Bayam

Megapolitan
Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Target Vaksinasi Booster di Kota Tangerang Diperluas, Kini Sasar Pelayan Publik

Megapolitan
Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Tembok Bentuk Protes Warga Pondok Bambu Terkait Masalah Banjir Dibongkar, Ini Hasil Kesepakatannya

Megapolitan
Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Ditangkap, Polisi Buru Pemain Utama

Megapolitan
Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Kronologi Kurir dan Pengedar 25 Kg Sabu Dikejar Polisi hingga Tabrak Motor dan Gerobak

Megapolitan
1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

1-16 Januari, 5 WNA Dideportasi dan 63 WNA Ditolak Masuk Indonesia

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Penyandang Autisme di Bekasi

Megapolitan
Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Polres Jakbar Disebut Hentikan Kasus Mafia Tanah yang Dilaporkan Teknisi AC

Megapolitan
3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

3 Orang Diamankan Terkait Pengeroyokan Anggota TNI AD, 1 Jadi Tersangka

Megapolitan
Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Seorang ASN Terpapar Covid-19, Satu Ruangan di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup Sementara

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Disdik Kota Tangerang Tetap Terapkan PTM 100 Persen meski Khawatir dengan Omicron

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.