Sopir Taksi Ingatkan Ikuten: Jangan Gitu, Nanti Jatuh Lu!

Kompas.com - 27/11/2013, 10:57 WIB
Tempat terjatuhnya Direktur Operasional III PT WIKA Ikuten Sinulingga di Halte Cawang Soetoyo, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Selasa (19/11/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusTempat terjatuhnya Direktur Operasional III PT WIKA Ikuten Sinulingga di Halte Cawang Soetoyo, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Selasa (19/11/2013).
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Meskipun Direktur Operasi III PT Wijaya Karya (Wika) Ikuten Sinulinggameninggal dunia dan sudah dimakamkan, polisi tetap memproses kasus tersebut. Saat ini, polisi masih mencari sopir taksi yang sempat memperingatkan Ikuten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, penyidik saat ini berupaya mencari saksi mata seorang sopir taksi yang sebelum kejadian sempat memperingatkan Ikuten.

"Jadi menurut saksi yang merupakan seorang pejalan kaki, saksi ini mendengar ada sopir taksi yang sempat mengingatkan seseorang (Ikuten)," ungkap Rikwanto, Rabu (27/11/2013).

Saksi pejalan kaki itu mendengar, sopir taksi yang kini dicari kepolisian itu berteriak sambil melongok ke atas jembatan. Dan saksi mendengar sopir berkata, "eh jangan gitu, nanti jatuh lu".

"Sopir taksi ini sedang diupayakan penyidik untuk dicari dan dimintai keterangan," kata Rikwanto.

Rikwanto menambahkan, hingga saat ini, pihaknya belum menyimpulkan penyebab kematian korban. "Belum ada kesimpulan. Kami masih kumpulkan bukti ke arah apakah korban jatuh, korban tindak kriminalitas, atau bunuh diri," katanya.

Ikuten meninggal saat dirawat selama sepekan di RS UKI, setelah terjatuh di jembatan halte busway Cawang Soetoyo, Jl DI Panjaitan, Jakarta Timur. Hingga saat ini, kepolisian sudah memeriksa kurang lebih sembilan saksi. Saksi dari pihak keluarga belum bisa diperiksa karena masih dalam suasana berduka dan mengurus pemakaman jenazah Ikuten.



Sumber Warta Kota
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

UPDATE 31 Oktober: Tambah 585, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 105.597

Megapolitan
Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Seorang Pria Tewas akibat Terbawa Arus Deras Saat Mencuci Pakaian di Ciliwung

Megapolitan
Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Polisi Duga Ada Urusan Percintaan di Balik Hilangnya Rizky

Megapolitan
Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Seorang Perempuan bersama Dua Anaknya Terjebak di Lift Selama 1,5 Jam

Megapolitan
Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Jakarta Terpilih sebagai Kota Terbaik dalam Kemajuan Transportasi

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

UPDATE 31 Oktober: 80 Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi Masih Dirawat di Rumah Sakit

Megapolitan
Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengendara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X