Akhirnya, Veteran Izinkan Basuki Tutup Akses ke Plaza Semanggi

Kompas.com - 06/12/2013, 13:33 WIB
Pengendara melintas di dekat akses Plaza Semanggi, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2013).  Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa akses menuju pusat perbelanjaan itu menjadi biang kemacetan sehingga perlu ditutup. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHAPengendara melintas di dekat akses Plaza Semanggi, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2013). Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa akses menuju pusat perbelanjaan itu menjadi biang kemacetan sehingga perlu ditutup.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana Basuki Tjahaja Purnama menutup akses masuk ke Plaza Semanggi dari arah Slipi menuju Gatot Subroto akhirnya menemukan titik terang. Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) mempersilakan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk menutup akses tersebut.

Basuki mengatakan, pihak LVRI menyampaikan hal tersebut dalam surat yang telah dikirimkan kepadanya. "Kami sudah terima surat dari LVRI. Mereka menyatakan bersedia akses jalan masuk itu ditutup," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Jumat (6/12/2013).

Penutupan akses Plaza Semanggi itu akan dilaksanakan seusai jalan alternatif yang diberikan DKI telah usai dibangun. Menurut Basuki, akses ke Plaza Semanggi itu baru boleh ditutup apabila janji Pemprov DKI menyediakan jalan alternatif terpenuhi.

Selama jalan alternatif itu belum selesai, akses ke Jalan Gatot Subroto tetap akan dibuka sebagai pintu masuk para veteran ke dalam Gedung LVRI. Sebab, gedung yang biasa digunakan untuk kegiatan para veteran itu menjadi satu dengan Plaza Semanggi, yaitu Gedung Graha Purna Yudha.

"LVRI menyatakan, kalau jalur alternatif untuk akses jalan masuk yang ada di belakang gedung selesai, akses jalan masuk di Gatot Subroto pasti akan ditutup lagi sama mereka," ujar Basuki.

Untuk mempercepat pembangunan jalan alternatif di samping Hotel Crowne, DKI telah menagih kewajiban penyediaan fasilitas sosial dan fasilitas umum kepada pengembang. Adapun pengembang itu adalah perusahaan kepemilikan Tommy Soeharto. Rencananya, Tommy akan membangun apartemen di lahan kosong di samping Plaza Semanggi.

Ia mengaku telah berdiskusi lebih lanjut bersama pengembang. Pihak pengembang menyetujui kalau jalan alternatif itu selesai sebelum pembangunan apartemen dimulai sehingga akses ke Gatot Subroto bisa ditutup secepatnya, dan bisa mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut.

"Mereka sudah setuju untuk pembangunan jalan alternatif selesai sebelum pembangunan apartemen dimulai," kata pria yang akrab disapa Ahok tersebut.

Penutupan pintu akses ke Plaza Semanggi yang sebelumnya dilakukan Pemprov DKI, pemerintahan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, pernah mendapat perlawanan anggota LVRI. Dengan membawa bambu runcing, para veteran pejuang kemerdekaan itu membongkar pembatas beton yang digunakan untuk menutup akses ke Gedung LVRI. 

Akhirnya, beton pembatas dipasangi rantai dan digunakan sistem buka tutup. Jalan keluar masuk tersebut akan ditutup mulai pukul 16.00 hingga 20.00, kecuali Sabtu dan Minggu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Megapolitan
Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Megapolitan
Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

Megapolitan
Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

Megapolitan
Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Megapolitan
Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Megapolitan
Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Megapolitan
Data IKAPPI, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Data IKAPPI, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Megapolitan
Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Megapolitan
250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

Megapolitan
5 Fakta Ledakan di Menteng, Benda Meledak di Bawah Mobil hingga Tepis Isu Terorisme

5 Fakta Ledakan di Menteng, Benda Meledak di Bawah Mobil hingga Tepis Isu Terorisme

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X