Kompas.com - 07/12/2013, 09:38 WIB
Pengendara melintas di dekat akses Plaza Semanggi, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2013).  Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa akses menuju pusat perbelanjaan itu menjadi biang kemacetan sehingga perlu ditutup. WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHAPengendara melintas di dekat akses Plaza Semanggi, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (27/11/2013). Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa akses menuju pusat perbelanjaan itu menjadi biang kemacetan sehingga perlu ditutup.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Pintu tol Semanggi I dituding sebagai biang kemacetan di kawasan Semanggi dan sekitarnya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menganjurkan agar pintu tol Semanggi I ditutup.

Jika wacana ini terealisasi, nantinya para pengendara yang melintas dari arah Semanggi menuju Cawang, yang ingin melewati tol, dapat masuk melalui pintu Tol Semanggi II yang terletak tak jauh dari pintu tol Semanggi I.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pengawasan dan Pemantauan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum, Abraham E. Barus mengatakan, kemacetan yang terjadi di kawasan Semanggi bukan hanya dari pintu masuk tol Semanggi I saja.

Menurut Abraham, pintu tol itu terletak di persimpangan jalan, yakni persimpangan antara Jalan Semanggi mengarah Cawang, Jalan Sudirman yang tembus ke Jalan Gatot Subroto. Adanya akses masuk ke Plaza Semanggi makin membuat rumit lalu lintas. Belum lagi di sampingnya terdapat halte bus yang sering digunakan untuk menunggu penumpang.

Abraham menerangkan, pihaknya telah mengevaluasi wacana penutupan pintu tol Semanggi I tersebut. "Kalau tidak tertampung di Semanggi II, ini tentu menyebabkan kemacetan lagi. Kita hanya memindahkan masalah, justru tidak menyelesaikan masalah," kata Abraham melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com, Sabtu (7/12/2013).

Untuk itu, Abraham menilai harus adanya penambahan gerbang pada pintu Tol Semanggi II. Saat ini hanya terdapat dua gerbang yang melayani kendaraan yang hendak masuk tol. Abraham mengtakan, seharusnya pintu tol Semanggi II harus mempunyai paling tidak lima gerbang.

"Kami memerlukan tambahan gardu. Yang ada sekarang ada dua. Ini dilakukan supaya bisa menampung kendaraan, harus menjadi lima (gerbang)," terangnya.

Akan tetapi, pembuatan lima gerbang di pintu tol Semanggi II tak semudah membalikkan telapak tangan. Diperlukan lahan yang cukup besar utuk membuat lima gerbang itu.

Abraham menuturkan, sebenarnya sudah ada prototipe modifikasi untuk pintu tol tersebut, namun prototipe itu dianggap tidak efektif karena dikhawatirkan bisa menimbulkan kemacetan lebih besar.

Abraham juga mengaku telah berkoordinasi dengan Pemprov DKI terkait pembebasan lahan di sekitar lokasi untuk cukup membangun lima gerbang tol.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meminta PT Jasa Marga menutup Pintu Tol Semanggi I. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pintu tol tersebut juga menjadi penyebab kemacetan lalu lintas di kawasan itu.

Untuk merealisasikan hal itu, Pemprov telah berdiskusi dengan PT Jasa Marga dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Persimpangan Plaza Semanggi dengan Pintu Tol Semanggi I itu menjadi biang kemacetan karena banyak kendaraan terbentur oleh arus lalu lintas dari arah Slipi dan Universitas Atmajaya. Lokasi Pintu Tol Semanggi I juga berdekatan dengan persimpangan, pusat perbelanjaan Plaza Semanggi, dan Hotel Crown.

Menurut Basuki, penutupan Pintu Tol Semanggi I sering dilakukan oleh Polda Metro Jaya secara situasional. Dengan demikian, kendaraan yang akan melintas di tol dalam kota diminta masuk melalui Pintu Tol Semanggi II.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sita 1.847 Pil Ekstasi dan 0,2 Gram Sabu, Harganya di Pasar Gelap Capai Rp 1 Miliar

Polisi Sita 1.847 Pil Ekstasi dan 0,2 Gram Sabu, Harganya di Pasar Gelap Capai Rp 1 Miliar

Megapolitan
Pemkot Jaksel Gandeng Kota Kasablanka Gelar Vaksinasi 'Booster', Targetkan 1.000 Penerima Per Hari

Pemkot Jaksel Gandeng Kota Kasablanka Gelar Vaksinasi "Booster", Targetkan 1.000 Penerima Per Hari

Megapolitan
Pengedar Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat, Polisi Masih Cari Satu Pelaku Lain

Pengedar Ekstasi Diamankan di Jakarta Barat, Polisi Masih Cari Satu Pelaku Lain

Megapolitan
Trotoar di Cilandak yang Sempat Dibongkar Sudah Diperbaiki

Trotoar di Cilandak yang Sempat Dibongkar Sudah Diperbaiki

Megapolitan
Polisi Tangkap 12 Tersangka Pengedar Obat Keras Ilegal di Bekasi

Polisi Tangkap 12 Tersangka Pengedar Obat Keras Ilegal di Bekasi

Megapolitan
Tangkap Kurir Narkoba yang Bawa 17 Kilogram Ganja di Depok, Polisi Buru Dua Pengendalinya

Tangkap Kurir Narkoba yang Bawa 17 Kilogram Ganja di Depok, Polisi Buru Dua Pengendalinya

Megapolitan
Penyedia Pinjol di PIK Disebut Ancam Martabat Peminjam Saat Tagih Pembayaran

Penyedia Pinjol di PIK Disebut Ancam Martabat Peminjam Saat Tagih Pembayaran

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Ungkit Penebangan Pohon di Monas, Sebut untuk Penuhi Ambisi Balap Formula E

Ketua DPRD DKI Ungkit Penebangan Pohon di Monas, Sebut untuk Penuhi Ambisi Balap Formula E

Megapolitan
Ingin Kembalikan Marwah TMII, Pengelola Tutup SnowBay Waterpark

Ingin Kembalikan Marwah TMII, Pengelola Tutup SnowBay Waterpark

Megapolitan
Polisi Gerebek Pinjol Online di PIK, Satu Manajer Ditangkap

Polisi Gerebek Pinjol Online di PIK, Satu Manajer Ditangkap

Megapolitan
Warga Tolak Pelintasan Sebidang di Kemayoran Ditutup: Itu Akses Utama Saya Pergi ke Pasar dan Antar Anak Sekolah

Warga Tolak Pelintasan Sebidang di Kemayoran Ditutup: Itu Akses Utama Saya Pergi ke Pasar dan Antar Anak Sekolah

Megapolitan
'Micro-lockdown' Usai, Warga RW 02 Krukut Dapat Kembali Beraktivitas

"Micro-lockdown" Usai, Warga RW 02 Krukut Dapat Kembali Beraktivitas

Megapolitan
Curi Ponsel Siswa SMP di Dasbor Motor lalu Ditangkap Warga, Pelaku: Saya Gelap Mata

Curi Ponsel Siswa SMP di Dasbor Motor lalu Ditangkap Warga, Pelaku: Saya Gelap Mata

Megapolitan
Kantor Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polisi Kelola 14 Aplikasi

Kantor Pinjol Ilegal di PIK yang Digerebek Polisi Kelola 14 Aplikasi

Megapolitan
Ini Peran 99 Karyawan Perusahaan Pinjol Ilegal yang Digerebek Polisi di PIK

Ini Peran 99 Karyawan Perusahaan Pinjol Ilegal yang Digerebek Polisi di PIK

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.