Kompas.com - 09/12/2013, 06:34 WIB
EditorTri Wahono

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Ganja kering seberat hampir 1 ton ditemukan petugas Kepolisian Sektor Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Ganja itu ditemukan saat menggeledah rumah Antonius Engkos (50) di Perum Pura Bojonggede Blok A5 Nomor 13, Tajurhalang, Bogor, Minggu (8/12/2013) menjelang subuh.

Ganja tersebut ditemukan di kamar lantai dua yang difungsikan sebagai gudang. Narkotika golongan 1 itu dikemas dalam bentuk bata ukuran 1 kilogram. Kemudian, semua ”bata ganja” itu dimasukkan ke beberapa karung bekas mengemas beras.

Ditemukannya ganja dalam jumlah besar tersebut merupakan hasil pengembangan pemeriksaan terhadap Evi Krisnayati Meyer (52) dan anaknya, Jefri (33). Evi masuk perangkap polisi yang berpura-pura akan membeli ganja satu bata atau 1 kilogram pada Sabtu malam.

Polisi lalu menggeledah rumah mereka pada Minggu sekitar pukul 01.00. Dari rumah ibu rumah tangga itu, di Kompleks Wisma Tajur, RT 003 RW 007, Kelurahan Tajur, Ciledug, polisi menemukan 4 kilogram ganja.

”Ibu dan anak itu diduga kuat sudah lama sebagai pengedar ganja di kawasan Ciledug. Sebab, kalau masih baru, susah untuk memiliki ganja sebanyak itu. Informasi dari masyarakat pun menyebutkan, tersangka hanya melayani pembelian eceran besar, kiloan, bukan jual lintingan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto.

Ketiganya, Engkos, Evi, dan Jefri, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan hingga Minggu sore masih menjalani pemeriksaan di Polsek Pamulang.

Engkos merupakan pemain lama. Sebelumnya, ia pernah menjalani hukuman penjara karena tersandung kasus narkoba juga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Dia residivis. Ganja dia peroleh dari jaringannya di Aceh. masuk ke Bogor, di mana gudang dia berlokasi, melalui jalan darat. Mobil yang digunakannya gonta- ganti,” ujar Rikwanto.

Kepolisian sedang mendalami jaringan Engkos. Ini karena dipastikan yang menjadi agen penjual ganjanya bukan hanya Evi dan Jefri. Apalagi, tersangka mengaku bahwa ganja miliknya tidak hanya dipasok ke wilayah Jabodetabek, tetapi juga Karawang dan Sukabumi.

Informasi warga

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serba-serbi Kartu Depok Sejahtera, Janji Kampanye Idris-Imam yang Baru Terwujud

Serba-serbi Kartu Depok Sejahtera, Janji Kampanye Idris-Imam yang Baru Terwujud

Megapolitan
Mobil Keluar Jalur dan Tabrak Sejumlah Orang di Pinggir Jalan, Satu Korban Alami Patah Kaki

Mobil Keluar Jalur dan Tabrak Sejumlah Orang di Pinggir Jalan, Satu Korban Alami Patah Kaki

Megapolitan
Soal Pelaporan Savas Fresh ke Polisi, Atta Hallintar: Manusia Punya Batas Kesabaran

Soal Pelaporan Savas Fresh ke Polisi, Atta Hallintar: Manusia Punya Batas Kesabaran

Megapolitan
Saat Youtuber Savas Fresh Ditangkap Polisi karena Sebut Ibu Atta Halilintar Berutang Rp 500 Juta

Saat Youtuber Savas Fresh Ditangkap Polisi karena Sebut Ibu Atta Halilintar Berutang Rp 500 Juta

Megapolitan
Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Megapolitan
Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Megapolitan
Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Megapolitan
Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Megapolitan
Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Megapolitan
Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Megapolitan
Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Megapolitan
Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Megapolitan
Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Megapolitan
Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.