Kompas.com - 09/12/2013, 16:13 WIB
Suasana di lokasi tabrakan kereta rel listrik (KRL) jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki pengangkut bahan bakar di pelintasan Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013). Kecelakaan mengakibatkan sejumlah rangkaian gerbong dan truk tangki terbakar, menyebabkan seorang masinis dan seorang penumpang tewas, serta puluhan orang mengalami luka bakar. KOMPAS IMAGES/VITALIS YOGI TRISNASuasana di lokasi tabrakan kereta rel listrik (KRL) jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki pengangkut bahan bakar di pelintasan Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013). Kecelakaan mengakibatkan sejumlah rangkaian gerbong dan truk tangki terbakar, menyebabkan seorang masinis dan seorang penumpang tewas, serta puluhan orang mengalami luka bakar.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho
JAKARTA, KOMPAS.com — Korban akibat kecelakaan KRL 1131 jurusan Serpong-Tanah Abang yang bertabrakan dengan truk tangki Pertamina di pelintasan Pondok Betung, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, bertambah menjadi 78 orang. Dua orang di antaranya meninggal dunia.

Dari dua korban tewas itu berjenis kelamin perempuan, seorang di antaranya belum teridentifikasi. Adapun seorang lainnya bernama Rosa (40). Keduanya masih berada di ruang jenazah RS dr Suyoto (RSDS), Jalan RC Veteran 178, Bintaro, Jakarta Selatan.

Manajer Komunikasi Perusahaan PT KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa mengatakan, para korban dirawat terpisah, tetapi sebagian besar dirawat di RS dr Suyoto. "Korban meninggal, Ibu Rosa, 40 tahun, dan satu yang belum diketahui identitasnya," kata Eva di RS dr Suyoto, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013).

Hingga pukul 16.00, data dari RS dr Suyoto mencatat 78 orang menjadi korban. Sebanyak 14 orang di antaranya dirujuk ke rumah sakit lain, 2 meninggal dunia, 7 rawat inap, 12 orang di UGD, dan 43 rawat jalan atau pulang.

Berikut ini nama para korban:

1. Tuti Nurbaiti
2. Ucu
3. Aslinda
4. Salvin
5. Arina
6. Dewi Sartika
7. Reni
8. Ratna Agustina
9. Sri Endayani
10. Sri Hardina
11. Trully Handarini
12. Arina
13. Mariani
14. Linda
15. Sri Hartinah
16. Talita
17. Renita
18. Jumirah
19. Varila
20. Reni
21. Talita
22. Leni Dayu
23. Tika Juliani
24. Mefiera
25. Darno
26. Ny X (luka berat tangan kanan)
27. Racmad Arifardi
28. Hastuti
29. Yuliani S
30. Lilis Setyani
31. Ny X (luka sekujur tubuh)
32. Ny X (perempuan MD)
33. Ny Rosa (MD)
34. Jumilah
35. Dwi Prayetno
36. Puspo Negoro
37. Nurmila
38. Putri Lestari
39. Amelia
40. Dinda Irmawati
41. Mursani
42. Enny Rustini
43. Nani Nurhasanah
44. Nurhayati
45. Sugiarti
46. Astuti
47. Ratna Ria Kemal
48. Sri Rahayu
49. Lina
50. Duhifa
51. Edri
52. Cahya
53. Eka
54. Sutinah
55. Atih Haryati
56. M Apoh
57. Eni Rustin
58. M Mursai
59. Sadar
60. Yoseph
61. Rasikem (hamil) dirawat Ruang Kebidanan
62. Ratna Ria
63. Lisa
64. Dinda
65. Saodah
66. Iska Andini
67. Lilis
68. Mursanih
69. Maryati Natalia
70. Puji
71. Mariani
72. Leni
73. Ivo
74. Juli Paridani
75. Safini
76. Nazwa
77. Misya
78. Pudji Rahayu

Dari daftar itu, korban meninggal dunia adalah Ny X dan Rosa.

Adapun korban yang dirujuk adalah:

1. Arina - RS Fatmawati
2. Sri Hardina - RSIB
3. Trully Handari - RSIB
4. Arina - RSIB
5. Ny X - RS Fatmawati
6. Ny X - RS Fatmawati
7. Ny Lisa - RSIB
8. Ny Linda - RS Fatmawati
9. Saodah - RS Fatmawati
10. Eny Rustini - RS UIN Ciputat
11. Iska Andini - RSPP
12. Ucu - RS Fatmawati
13. Mefiera - RSIB
14. Sri Endayani - RSIB

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Korban yang menjalani rawat inap adalah:

1. Tuti N
2. Dewi Sartika
3. Renita
4. Yulianis
5. Talita Varila
6. Ratna Agustin

Adapun korban yang masih di UGD/rawat jalan adalah:
1. Reni Madiowati
2. Pudji Rahayu
3. Mariani
4. Ahmad Rahmad
5. Ivo
6. Putri Lestari
7. Jumilah
8. Almika
9. Salma Hermawan
10. Meisya
11. Amelia
12. Nur Amila

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPP PSI Segera Kirim Surat Pergantian Viani Limardi ke Pimpinan DPRD DKI

DPP PSI Segera Kirim Surat Pergantian Viani Limardi ke Pimpinan DPRD DKI

Megapolitan
Musim Hujan, Masih Ada Pompa Air di Jakpus yang Rusak

Musim Hujan, Masih Ada Pompa Air di Jakpus yang Rusak

Megapolitan
Balita Dijadikan Manusia Silver Kembali Ditemukan di Tangsel, Langsung Diserahkan ke Kemensos

Balita Dijadikan Manusia Silver Kembali Ditemukan di Tangsel, Langsung Diserahkan ke Kemensos

Megapolitan
Babak Baru Pemecatan Viani Limardi, Akan Gugat PSI Rp 1 Triliun

Babak Baru Pemecatan Viani Limardi, Akan Gugat PSI Rp 1 Triliun

Megapolitan
Fakta Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Berawal Selingkuh hingga Sewa Pembunuh Bayaran

Fakta Pembunuhan Paranormal di Tangerang: Berawal Selingkuh hingga Sewa Pembunuh Bayaran

Megapolitan
Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Misteri Kematian Pemuda di Teluknaga, Berawal Dendam Pelaku hingga Pengeroyokan

Megapolitan
Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Pemkot Depok Kebut Normalisasi Situ Jatijajar, Bojongsari, dan Pengarengan Jelang Musim Hujan

Megapolitan
Hampir Semua PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Hampir Semua PAUD di Depok Diklaim Siap Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Sebagian Jakarta dan Bodebek Kemungkinan Hujan Jelang Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Tuntut PSI Rp 1 Triliun | Komplotan Perampok Beraksi di Cilandak KKO

Megapolitan
Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Tak Ditilang, Perempuan di Tangerang Diminta Nomor Telepon Lalu Terus Dihubungi Polisi

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Depok, 2 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 8 Kasus di Kota Tangerang, 94 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Hippindo: Kalau Sertifikasi CHSE Gratis Tanpa biaya, Kami Tak Masalah

Megapolitan
Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Sidang Hoaks Babi Ngepet di Depok, Saksi Mulanya Tak Tahu Barang yang Diambilnya Babi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.