Kompas.com - 13/12/2013, 13:02 WIB
Ilustrasi korban perkosaan. ShutterstockIlustrasi korban perkosaan.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekolah menengah kejuruaun di Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, siap menerima kembali seorang siswinya yang menjadi pemerkosaan. Sekolah tersebut juga menyiapkan langkah terbaik untuk korban berinisial FR (16) tersebut.

Karto Manalu selaku kepala sekolah tempat korban mengatakan belum menerima laporan langsung dari orangtua FR terkait peristiwa yang dialami siswi kelas XI tersebut. Hanya ia merasa mungkin keluarga melakukannya ke bagian pelayan atau ke kepala sekolah tempat pelaku bersekolah. Pelaku berasal dari SMK yang bersebelahan dengan sekolah korban.

Karto mempersilakan FR untuk bersekolah kembali setelah dua bulan absen. Namun, jika korban merasa malu, maka sekolah akan membuatkan surat pindah ke sekolah lain dengan pernyataan untuk menolong korban.

"Kalau dia cuti, apa pun akan kita terima bahwa kita menghargai sebagai korban," kata Karto saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Jumat (13/12/2013).

Ia mengatakan, setelah mengonfirmasi kepada kepala sekolah pelaku pemerkosaan, diketahui bahwa ruang pemerkosaan FR di lantai 7 sekolah tersebut bukan merupakan kewenangan SMK. Menurut Karto, ruangan di atas lantai 4 digunakan untuk perguruan tinggi. Pelajar SMK yang naik ke sana akan mendapatkan sanksi.

"Wajib dilarang karena di situ akademi informatika. Siswa naik ke lantai 7, kita proses. Kerja sama dengan piket, supaya diusir dari atas. Batas lantai 4," ujarnya.

Karto memastikan bahwa pemerkosaan itu tidak mungkin dilakukan di ruang kelas sebab setiap ruangan dilengkapi kamera closed-circuit television (CCTV) sampai pada ruang laboratorium. Ruangan-ruangan itu diawasi secara rutin. Bahkan, kata Karto, sampai pada pembinaan karakter siswa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya pikir dalam hal pendidikan, pembinaan karakter, motivator kita datangkan. Jadi bagaimana siswa menghadapi orangtua, menghadapi guru, sudah kita lakukan," kata Karto.

FR diperkosa oleh mantan pacarnya, T, di salah satu kamar mandi sekolahnya. Pemerkosaan kedua terjadi di indekos A dan P, rekan T. Di indekos itulah korban dipaksa berhubungan intim secara bergantian denga kondisi tangan terikat dan mulut disumpal.

Akibat pemerkosaan tersebut, korban kini mengandung dua bulan. Keluarga korban melaporkan ketiga pelajar kelas XII itu ke polisi. Ketiganya ditangkap aparat Polres Metro Jakarta Timur dan dijadikan tersangka perbuatan asusila tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Polisi Tunggu Hasil Analisa Sampel Bangunan SMA 96 Jakarta yang Roboh

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.