Kompas.com - 13/12/2013, 23:02 WIB
Pagar pembatas rusak akibat ulah penggemar Slank yang tidak memiliki tiket menonton konser 30 tahun Slank, Jumat (13/12/2013) malam. Kondisi pagar masih berantakan dan polisi kepolisan masih berjaga-jaga d isekitar lokasi untuk mengamankan situasi. KOMPAS.com/UMMI HADYAH SALEHPagar pembatas rusak akibat ulah penggemar Slank yang tidak memiliki tiket menonton konser 30 tahun Slank, Jumat (13/12/2013) malam. Kondisi pagar masih berantakan dan polisi kepolisan masih berjaga-jaga d isekitar lokasi untuk mengamankan situasi.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan penggemar grup musik Slank yang tak memiliki tiket konser memaksa masuk pintu VII Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, untuk menonton konser 30 tahun Slank, Jumat (13/12/2013) malam. Tidak hanya memaksa masuk, tetapi mereka juga merusak pintu pembatas yang dijaga puluhan aparat kepolisan.

Pantauan Kompas.com, ratusan Slankers memaksa aparat kepolisian untuk membuka pagar masuk area GBK untuk menyaksikan langsung konser Slank sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka melempar botol dan batu kepada aparat kepolisan yang berjaga-jaga mengamankan calon penonton yang tak memiliki tiket tersebut.

Melihat kondisi yang memanas, polisi langsung bertindak untuk memukul mundur penonton yang nekat untuk menerobos pintu masuk VII. Polisi juga menggunakan pentungan dan melemparkan gas air mata untuk menghentikan ulah mereka.

Akibat dari tindakan paksa para Slankers, pintu pembatas di pintu VII rusak. Kondisi pintu tersebut saat ini masih berantakan. Sementara itu, aparat kepolisian masih terus berjaga-jaga di lokasi tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Klaim Angka Kematian Pasien Covid-19 Turun, Begini Faktanya

Pemprov DKI Klaim Angka Kematian Pasien Covid-19 Turun, Begini Faktanya

Megapolitan
Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Pengemudi BMW Kabur Setelah Isi Bensin Full Tank, Petugas SPBU Ganti Rugi Rp 602.000

Megapolitan
Polisi: Penimbunan Obat Pasien Covid-19 oleh PT ASA atas Motif Ekonomi Direktur dan Komisaris

Polisi: Penimbunan Obat Pasien Covid-19 oleh PT ASA atas Motif Ekonomi Direktur dan Komisaris

Megapolitan
Isi Bensin hingga Full Tank di SPBU Kodam Bintaro, Pengemudi BMW Langsung Kabur Tak Bayar Tagihan

Isi Bensin hingga Full Tank di SPBU Kodam Bintaro, Pengemudi BMW Langsung Kabur Tak Bayar Tagihan

Megapolitan
KAI Daop 1 Batasi Penumpang Kereta Jarak Jauh Usia di Bawah 12 Tahun

KAI Daop 1 Batasi Penumpang Kereta Jarak Jauh Usia di Bawah 12 Tahun

Megapolitan
Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 untuk Tenaga Kesehatan

Jakarta Mulai Vaksinasi Covid-19 Dosis 3 untuk Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Direktur dan Komisaris Utama PT ASA Ditetapkan Jadi Tersangka

Kasus Penimbunan Obat Covid-19, Direktur dan Komisaris Utama PT ASA Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Satgas Covid-19 Tangsel: Kasus Harian Melonjak karena Testing Kian Masif

Megapolitan
Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Depot Isi Ulang Oksigen di Setiabudi Kini Makin Sepi, padahal Sempat Gratis

Megapolitan
Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Selidiki Dugaan Kartel, Polisi Cek Adanya Kesepakatan Harga Antarkrematorium

Megapolitan
Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Ribuan Kader Dasawisma di Jakpus Dikerahkan Bujuk Warga Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Kecamatan Kembangan Miliki Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 di Tiap Kelurahan

Kecamatan Kembangan Miliki Tim Pemulasaraan Jenazah Korban Covid-19 di Tiap Kelurahan

Megapolitan
Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Pria Beratribut Ojol Curi Spion Mobil di Tebet

Megapolitan
Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Polisi: Warga yang Beli Tabung Oksigen dari Facebook ErwanO2 Tolong Lapor, Jangan Digunakan!

Megapolitan
Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Pemkot Tangerang Janji Akan Tindak Oknum yang Lakukan Pungli Bansos

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X