Jokowi Minta Penataan Kampung Bukit Duri Sesuai Ketentuan Kementerian PU

Kompas.com - 16/12/2013, 19:19 WIB
KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Warga membersihkan lumpur bekas banjir di halaman belakang rumah mereka yang berada di tepi Sungai Ciliwung di Bukit Duri, Jakarta, Senin (26/11/2012). Meskipun banjir telah surut, warga di bantaran Ciliwung masih mewaspadai banjir susulan karena masih tingginya curah hujan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, konsep penataan permukiman Kampung Susun Manusiawi yang diajukan warga di bantaran Sungai Ciliwung, tepatnya di Kecamatan Bukit Duri, Jakarta Selatan, harus sesuai dengan ketentuan Kementerian Pekerjaan Umum. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memiliki kewenangan untuk menyetujui konsep tersebut selama masih tidak sesuai dengan ketentuan pemerintah pusat.

Jokowi mengapresiasi positif konsep penataan permukiman yang ditawarkan oleh warga tersebut. Namun, konsep itu tidak sesuai dengan aturan Kementerian Pekerjaan Umum, yakni terkait jarak antara rumah warga dan tepi sungai.

"Aturan Kementerian PU itu ndak boleh bangun rumah di tepian sungai dengan jarak yang diminta warga. Kalau aturan Kementerian PU bisa, ya kita iyakan saja," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Senin (16/12/2013).

Jokowi menyarankan kepada warga Bukit Duri untuk memberi desain baru Kampung Susun Manusiawi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Pemprov DKI akan mengajukan desain permukiman itu kepada Kementerian PU. Jokowi berharap Kementerian PU menyetujuinya.


"Kalau Kementerian PU memberi lampu hijau, ya lebih bagus. Kita kan ndak sulit-sulit cari lahan lagi buat rusun. Apalagi ini solusinya ada langsung dari masyarakat, mereka yang tentukan," ujar Jokowi.

Sebanyak 250 keluarga di bantaran Sungai Ciliwung, Bukit Duri, Jakarta Selatan, mengajukan desain penataan Kampung Susun Manusiawi kepada Jokowi. Namun, hingga saat ini, desain tersebut tak kunjung disetujui Gubernur. Konsep yang diajukan adalah pembuatan rumah tinggal setinggi 4-5 lantai dan menghadap ke sungai. Lebar sungai dari rumah dipertahankan hingga 35 meter. Namun, lebar jalan inspeksi antara sungai dan rumah dikurangi menjadi 5 meter. Pemerintah mengharapkan lebar jalan inspeksi itu sebesar 7,5 meter.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorLaksono Hari Wiwoho
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jatuh Bangun Hardiyanto Kenneth, Minoritas yang Dapat Kepercayaan Jadi Anggota Baru DPRD DKI

Jatuh Bangun Hardiyanto Kenneth, Minoritas yang Dapat Kepercayaan Jadi Anggota Baru DPRD DKI

Megapolitan
Anies Baswedan Terima Penghargaan dari Purna Paskibraka DKI Jakarta

Anies Baswedan Terima Penghargaan dari Purna Paskibraka DKI Jakarta

Megapolitan
Bersamaan dengan Jakarta Fair, Formula E Direncanakan Digelar Juni 2020

Bersamaan dengan Jakarta Fair, Formula E Direncanakan Digelar Juni 2020

Megapolitan
Kisah Penjual Bendera di Tangsel, Berjualan Demi Lihat Merah Putih Berkibar...

Kisah Penjual Bendera di Tangsel, Berjualan Demi Lihat Merah Putih Berkibar...

Megapolitan
Wali Kota Airin: Perjuangan yang Kita Hadapi Saat Ini Berbeda...

Wali Kota Airin: Perjuangan yang Kita Hadapi Saat Ini Berbeda...

Megapolitan
Keseruan Lomba 17 Agustus di BKT, dari Tangkap Bebek sampai Panjat Pinang di Air

Keseruan Lomba 17 Agustus di BKT, dari Tangkap Bebek sampai Panjat Pinang di Air

Megapolitan
Peringati HUT Ke-74 RI, Anies Ikut Lomba Tarik Tambang

Peringati HUT Ke-74 RI, Anies Ikut Lomba Tarik Tambang

Megapolitan
Kebakaran di Bidara Cina Hanguskan 3 Rumah dan Musala

Kebakaran di Bidara Cina Hanguskan 3 Rumah dan Musala

Megapolitan
Menikmati Nuansa Kemerdekaan di Kawasan Monas...

Menikmati Nuansa Kemerdekaan di Kawasan Monas...

Megapolitan
Keceriaan Pasukan Oranye Lomba Balap Dayung di Banjir Kanal Timur...

Keceriaan Pasukan Oranye Lomba Balap Dayung di Banjir Kanal Timur...

Megapolitan
HUT ke-74 RI, 929 Napi Rutan Kelas IIB Depok Dapat Remisi

HUT ke-74 RI, 929 Napi Rutan Kelas IIB Depok Dapat Remisi

Megapolitan
Jakpro Usulkan Rio Haryanto dan Sean Galael Ikut Turnamen Formula E

Jakpro Usulkan Rio Haryanto dan Sean Galael Ikut Turnamen Formula E

Megapolitan
Cerita Alaia, Pembawa Baki Bendera pada Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi...

Cerita Alaia, Pembawa Baki Bendera pada Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi...

Megapolitan
Paskibraka Tangsel Kibarkan Bendera Tanpa Aurell...

Paskibraka Tangsel Kibarkan Bendera Tanpa Aurell...

Megapolitan
Gapura Replika Garuda Pancasila Pecahkan Rekor MURI

Gapura Replika Garuda Pancasila Pecahkan Rekor MURI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X