Kompas.com - 20/12/2013, 15:36 WIB
Antrean warga untuk mendapatkan obat di loket farmasi RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2013). Pasca-penerapan Kartu Jakarta Sehat, ada 800 orang mendatangi rumah sakit ini untuk berobat. Jumlah itu meningkat 100 persen dibandingkan sebelum penerapan KJS. KOMPAS / WISNU WIDIANTOROAntrean warga untuk mendapatkan obat di loket farmasi RSUD Tarakan, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2013). Pasca-penerapan Kartu Jakarta Sehat, ada 800 orang mendatangi rumah sakit ini untuk berobat. Jumlah itu meningkat 100 persen dibandingkan sebelum penerapan KJS.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah merancang sistem pendaftaran rujukan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) melalui sistem online mulai tahun 2014. Dengan sistem tersebut, penumpukan pasien yang sering kali terjadi di sejumlah RSUD di Jakarta tidak terulang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dien Emmawati menjelaskan, misalnya pasien berobat di puskesmas dan mesti dirujuk ke rumah sakit. Proses rujukan itu diurus oleh petugas puskesmas sehingga pasien tak perlu repot-repot mengurus surat rujukan.

"Petugas puskesmasnya nanti mendaftarkan pasien ke RSUD, kira-kira jam berapa yang dokternya tidak sibuk. Kan biasanya pasien Jakarta menumpuk pada pukul 06.00 hingga 12.00. Dengan ini, bisa mencegah menumpuknya pasien," ujarnya saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (20/12/2013).

Sistem tersebut tengah diuji coba di RSUD Tarakan (Jakarta Utara), Puskesmas Kecamatan Tanah Abang, Puskesmas Gambir, Puskesmas Tambora, Puskesmas Sawah Besar, Puskesmas Tamansari, dan Puskesmas Kelurahan Petamburan.

Saat ini, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan sistem agar, pada 2014, semua puskesmas terhubung dengan semua RSUD melalui situs www.Jamkesdadki.net:18080/rujukanonline/.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjambret Ponsel di Tambora Sudah 2 Kali Beraksi, Jual Hasil Curian ke Penadah di Pinggir Jalan

Penjambret Ponsel di Tambora Sudah 2 Kali Beraksi, Jual Hasil Curian ke Penadah di Pinggir Jalan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Bekasi, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Bekasi, 22 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 22 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Jakarta, 22 April 2021

Megapolitan
Jambret Ponsel Pejalan Kaki di Tambora, Seorang Pemuda Ditangkap Polisi, Rekannya Kabur

Jambret Ponsel Pejalan Kaki di Tambora, Seorang Pemuda Ditangkap Polisi, Rekannya Kabur

Megapolitan
Mengenal Sumi Hastry Purwanti, Polwan Pertama yang Jadi Dokter Forensik

Mengenal Sumi Hastry Purwanti, Polwan Pertama yang Jadi Dokter Forensik

Megapolitan
1.637 Pasien Covid-19 Tersebar di Depok, Terbanyak di Kelurahan Tanah Baru, Beji

1.637 Pasien Covid-19 Tersebar di Depok, Terbanyak di Kelurahan Tanah Baru, Beji

Megapolitan
Pemprov DKI Minta Warga Laporkan ASN yang Nekat Mudik Lebaran

Pemprov DKI Minta Warga Laporkan ASN yang Nekat Mudik Lebaran

Megapolitan
Kisah Ratu Tisha, Masuk di Pusaran Sepak Bola Tanah Air hingga Dobrak Tradisi

Kisah Ratu Tisha, Masuk di Pusaran Sepak Bola Tanah Air hingga Dobrak Tradisi

Megapolitan
UPDATE 21 April: Pasien Covid-19 di Tangsel Bertambah Jadi 581 Orang

UPDATE 21 April: Pasien Covid-19 di Tangsel Bertambah Jadi 581 Orang

Megapolitan
Polisi Kejar Satu Lagi Pelaku Perang Sarung di Tangerang yang Tewaskan Lawannya

Polisi Kejar Satu Lagi Pelaku Perang Sarung di Tangerang yang Tewaskan Lawannya

Megapolitan
60 PNS Pemprov DKI Jakarta Meninggal Dunia akibat Covid-19

60 PNS Pemprov DKI Jakarta Meninggal Dunia akibat Covid-19

Megapolitan
Pemerkosaan Remaja oleh Anak Anggota DPRD Bekasi, Kompolnas: Pelaku Berpotensi Dijerat Pasal Berlapis

Pemerkosaan Remaja oleh Anak Anggota DPRD Bekasi, Kompolnas: Pelaku Berpotensi Dijerat Pasal Berlapis

Megapolitan
Terdakwa Penyelundup 200 Kilogram Sabu di Kota Tangerang Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa Penyelundup 200 Kilogram Sabu di Kota Tangerang Dituntut Hukuman Mati

Megapolitan
Bacok Lawan hingga Tewas, Dua Pelaku Perang Sarung di Kelapa Dua Tangerang Ditangkap

Bacok Lawan hingga Tewas, Dua Pelaku Perang Sarung di Kelapa Dua Tangerang Ditangkap

Megapolitan
Wagub DKI: Aturan Jam Malam di RT Zona Merah agar Tidak Ada Kerumunan

Wagub DKI: Aturan Jam Malam di RT Zona Merah agar Tidak Ada Kerumunan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X