Sang Penjaga Budaya Betawi ...

Kompas.com - 29/12/2013, 12:30 WIB
Sepasang ondel-ondel raksasa yang hadir di kawasan Tugu Monas, Jakarta, Minggu (18/8/2013) untuk memeriahkan Monas Jakarta Carnaval 2013 Alsadad RudiSepasang ondel-ondel raksasa yang hadir di kawasan Tugu Monas, Jakarta, Minggu (18/8/2013) untuk memeriahkan Monas Jakarta Carnaval 2013
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com
- Tanpa mereka, harta karun turun-temurun tak ada gunanya. Tanpa mereka, manusia akan dikenang sebagai durhaka. Tanpa mereka, nilai-nilai luhur kehidupan tidak terjaga dan tanpa mereka, kebudayaan Betawi dapat saja sirna.

Usia senja dan tubuh yang tak lagi prima, para penjaga bertahan dari serbuan budaya modern. Berusaha menggantikan nilai-nilai lama yang dianggap usang. Letih kadang mendera, bosan kadang melanda. Namun nasib sudah tertulis, nilai dan budaya harus dijaga.

Menyandang status sebagai Ibu Kota telah menjadi beban tersendiri. Bagaimana mungkin etalase negara Republik Indonesia tak punya identitas? Di tengah derap langkah pembangunan kota, mereka pun tidak kenal lelah menjaga dan melestarikan harta nenek moyang. Jawara yang Rendah Hati Pukul serta tendang, adalah aksi favoritnya. Entah sudah berapa puluh orang takluk di tangannya. Tapi justru karena hal itu yang membuat pria bernama Hj Sanusi atau yang akrab disapa Babeh Uci, menjadi guru dari 10 ribu murid serta menorehkan prestasi.

Pencak silat adalah pilihan hidup Babeh Uci. Pria kelahiran Pondok Bambu, Jakarta, 4 September 1931 tersebut adalah jawara di bidang silat Betawi. Lima puluh tahun sudah dia mengabdikan diri melestarikan Silat Betawi. Namun, itu tak membuatnya tinggi hati. Dengan rendah hati, dia mengaku tetap terus belajar unsur silat.

"Jika Yang Maha Kuasa masih memberi kesempatan, mungkin ini saya akan tetap belajar serta mengajar silat. Ada sekitar 300 aliran silat di Betawi yang harus digali dan dilestarikan,"ujar kakek 9 anak dan 35 cucu kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Kekuatan di bawah kerendahan hati itu juga yang membawa Uci memenangkan beragam penghargaan. Tak hanya itu, Babeh Uci pun turut berkontribusi di dunia perfilman. Dia dipercaya menjadi fighting instructor di beragam film laga lawas, antara lain Pitung, si Bongkok, Jampang Mencari Naga Hitam, Nyai Dasimah, Selimut Malam, Laki-laki Pilihan, Sangkuriang, Tangkuban Perahu dan lainya.

Sang Sutradara Ondel-ondel

Buah tidak jatuh jauh dari pohonnya. Ungkapan pepatah itu relevan menggambarkan sosok Nendra WD. Bagaimana tidak, perkawinan selebritas lawas WD Mochtar-Sofia WD melahirkan anak dengan aliran seni di dalam darah dan dagingnya.

Kecintaan pada kesenian Betawi membuat Nendra kecil kerap tampil di panggung tradisional Betawi. Lenong, sastra Betawi, dan beragam produk kebudayaan Betawi diikutinya dengan diiringi jua sederet prestasi gemilang. Tak hanya di depan layar Nendra pun merambah dunia penyutradaraan, yakni sinetron Ondel-ondel.

"Lewat sinetron Ondel-ondel, saya ingin masyarakat tahu betapa sulitnya kita warga Betawi mempertahankan ondel-ondel di tengah kehidupan yang seba canggih ini," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah yang Ditemukan di Pulau Sangiang Belum Dipastikan Warga China

Jenazah yang Ditemukan di Pulau Sangiang Belum Dipastikan Warga China

Megapolitan
MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

MRT Jakarta Hadirkan Anjing Pelacak di Stasiun untuk Lacak Benda-Benda Mencurigakan

Megapolitan
Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Berbagai Festival Meriahkan Jakarta Akhir Pekan Ini

Megapolitan
Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Keamanan di Stasiun MRT Jakarta Ditingkatkan atas Permintaan Polisi

Megapolitan
PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

PT Transjakarta Klarifikasi, Bus Transjakarta Zongtong Belum Beroperasi Setelah Ada Kasus Video Tak Senonoh

Megapolitan
RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

RS Polri Kesulitan Identifikasi Jenazah yang Diduga Warga China yang Tewas Selat Sunda

Megapolitan
Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Pipi, Pelipis, dan Kaki Pelajar SMP di Kembangan Luka Akibat Disiram Air Keras

Megapolitan
PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

PKL yang Jualan di Bahu Jalan Senen Khawatir Pendapatan Berkurang Jika Direlokasi

Megapolitan
DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

DPRD DKI Pesimistis APBD 2020 Rampung Sesuai Aturan Kemendagri

Megapolitan
Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Minim Penerangan, Warga Sulit Seberangi JPO Stasiun Pasar Minggu Baru di Malam Hari

Megapolitan
Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Bima Arya Pertimbangkan Maju sebagai Calon Ketua Umum PAN

Megapolitan
Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbanya di Kalideres

Megapolitan
WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

WNA Pemilik Salon Operasi Lipatan Kelopak Mata Ilegal di PIK Belajar dari Dokter di China.

Megapolitan
Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Dukung Ahok Jadi Bos BUMN, Ketua DPRD DKI: Selama Pimpin Jakarta Kinerjanya Baik

Megapolitan
Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Pabrik Sepatu Hengkang, Pengangguran di Banten Berpotensi Naik Ratusan Ribu Orang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X