Meski Dilarang, Pengendara Motor Nikmati JLNT Casablanca

Kompas.com - 31/12/2013, 11:25 WIB
JLNT Kampung Melayu - Tanah Abang sudah bisa dilewati mulai hari ini. Namun masih saja ada beberapa sepeda motor yang melewati JLNT. KOMPAS.com / Dian Fath Risalah El AnshariJLNT Kampung Melayu - Tanah Abang sudah bisa dilewati mulai hari ini. Namun masih saja ada beberapa sepeda motor yang melewati JLNT.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Bruuumm.... Seorang pengendara sepeda motor tampak mengegas kendaraannya saat memasuki Jalan Layang Non-tol Tanah Abang-Kampung Melayu yang sudah beroperasi sejak Senin kemarin. Padahal, roda dua tidak diperbolehkan melintas di jalan layang yang dikhususkan untuk kendaraan roda empat itu.

Rambu larangan yang terpasang di depan pintu masuk JLNT seperti tidak diindahkan oleh pengendara motor. Bukan hanya sepeda motor, truk pun sebenarnya dilarang melintas.

Doni (26), salah seorang pengendara sepeda motor mengaku tidak mengetahui bahwa jalanan tersebut tidak boleh dilalui kendaraan roda dua. "Enggak tahu tadi saya lewat aja, enggak begitu memperhatikan rambu juga," ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (31/12/2013).

Sementara itu, jalur reguler dari Jalan Karet depan Sudirman Park, Jalan Prof Dr Satrio, hingga arah ke Kuningan, Selasa pagi, terlihat lengang. Hal ini tidak seperti biasanya, penuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat.

Proyek JLNT Tanah Abang-Kampung Melayu ini sebenarnya belum sampai Kampung Melayu. Dari belakang Hotel Sahid, kendaraan akan keluar di depan TPU Menteng Pulo.

Meski begitu, adanya JLNT ini bisa mengurangi kemacetan di sekitar Jalan Prof Dr Satrio yang penuh dengan pusat perbelanjaan, seperti ITC Kuningan, Mal Ambassador, Kuningan City, dan Ciputra World.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

[POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

Megapolitan
Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

Megapolitan
Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

Megapolitan
Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

Megapolitan
DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

Megapolitan
KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

Megapolitan
Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

Megapolitan
Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

Megapolitan
Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

Megapolitan
Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Dilecehkan di Bandara Soetta Setelah Rapid Test, Korban Mengaku Trauma Mendalam

Megapolitan
Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Viral, Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat di Kramat Pela

Megapolitan
Soal Tweet Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Soal Tweet Pelecehan Seksual di Bandara Soetta, Polres Bandara Belum Terima Laporan

Megapolitan
Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Tawuran di Pulogadung Tewaskan Seorang Pelajar, Satu Pelaku Ditangkap

Megapolitan
Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Tanggapi Kritik soal Jenazah Saefullah Dibawa ke Balai Kota, Ketua DPRD: Semua Taat Protokol

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X