Kompas.com - 31/12/2013, 11:48 WIB
Bus koridor IV jurusan Pulogadung-Dukuh Atas akhirnya dievakuasi oleh petugas badan Layanan Umum TransJakarta. Bus telah dievakuasi ke pool di Pinang Ranti, Jakarta Timur. Sebelumnya roda belakang bus ini copot. Tribunnews.com/Wahyu AjiBus koridor IV jurusan Pulogadung-Dukuh Atas akhirnya dievakuasi oleh petugas badan Layanan Umum TransJakarta. Bus telah dievakuasi ke pool di Pinang Ranti, Jakarta Timur. Sebelumnya roda belakang bus ini copot.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Lepasnya ban belakang salah satu bus transjakarta di Matraman, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu menandakan buruknya perawatan bus. Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mendatangi langsung pul bus transjakarta di kawasan Hek, Kramat Jati.

Jokowi datang didampingi Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono dan Kepala Unit Pengelola (UP) Transjakarta Pargaulan Butar-Butar. Mereka langsung melihat spare part dan keadaan bus transjakarta yang rusak.

"Soalnya karena kemarin kan ada ban transjakarta yang lepas," kata Jokowi, Selasa (31/12/2013).

Jokowi mengingatkan kepada operator agar lebih detail dan teliti sebelum mengoperasikan bus transjakarta, mulai dari hal-hal yang kecil, seperti spare part, mesin, ban, hingga kesehatan pengemudi.

Dia tidak ingin karena sedikit keteledoran malah membahayakan nyawa penumpang. Apabila pengecekan dilaksanakan secara detail, peristiwa menggelindingnya ban itu tak akan terjadi.

"Supaya operator itu baik dalam perjalanan, baik dalam pemeliharaan bus-busnya," kata Jokowi.

Saat ban transjakarta B 7499 IX menggelinding, terdapat sekitar 45 orang penumpang. Beruntung tak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Hanya, akibat terseretnya bus, aspal jalan menjadi rusak.

Akibat insiden itu, lalu lintas menjadi terganggu. Bus koridor IV jurusan Pulogadung-Dukuh Atas itu akhirnya dipindahkan oleh petugas UP Transjakarta.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrakan Dua Motor di Pamulang, Seorang Pengendara Tewas

Tabrakan Dua Motor di Pamulang, Seorang Pengendara Tewas

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Megapolitan
BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

Megapolitan
Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Megapolitan
Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Megapolitan
Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Megapolitan
Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Megapolitan
Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Megapolitan
Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Megapolitan
Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Megapolitan
Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Megapolitan
Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Megapolitan
Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X