Kompas.com - 03/01/2014, 16:14 WIB
Gubernur Jakarta Joko Widodo bertolak dari Balaikota, Jakarta, menggunakan bajaj. Fabian Januarius KuwadoGubernur Jakarta Joko Widodo bertolak dari Balaikota, Jakarta, menggunakan bajaj.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pulang ke rumah dinas, Joko Widodo tetap tidak menggunakan mobil dinasnya. Dia menyetop bajaj yang melintas di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Jokowi keluar dari Balaikota sekitar pukul 14.30, Jumat (3/1/2014). Dengan baju koko putih serta sarung warna-warni, Jokowi beserta lima orang ajudannya berjalan di trotoar Jalan Medan Merdeka Selatan. Dia berjalan sambil meladeni pertanyaan wartawan.

Di sela-sela itu, ia juga menyapa tukang ojek yang mangkal di Balaikota serta beberapa pengendara yang melintas di jalanan. Persis di depan Kementerian BUMN, Jokowi memberhentikan bajaj BBG.

Menyadari yang menyetop adalah orang nomor satu di Jakarta, empat bajaj berhenti di depannya. Mereka langsung berlomba-lomba mencari perhatian Jokowi.

"Pak, Pak, naik saya saja Pak," ujar seorang sopir bajaj.

"Jangan Pak, mendingan di sini saja," timpal yang lainnya, sambil menepuk-nepuk pintu bajajnya.

"Pak sini saja, Pak, sini. Gratis Pak buat Bapak," ujar sopir bajaj yang berada di urutan paling belakang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jokowi tertawa dijadikan rebutan para sopir bajaj tersebut. Beberapa pertanyaan wartawan sampai tidak diladeninya lantaran tertawa melihat tingkah para sopir bajaj tersebut.

Akhirnya dia memilih bajaj yang berada di tengah, yang dekat dengannya. Jokowi meminta agar wartawan tidak ikut.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, Jokowi telah sampai di rumah dinasnya di Jalan Taman Surapati, Menteng, Jakarta Pusat. Rencananya, dia akan terbang ke Solo, dan akan kembali ke Jakarta pada Minggu pagi.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Bocah Perempuan di Duren Sawit Berujung Damai

Megapolitan
Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Upaya Pemkot Jakut Cegah Banjir, Pemetaan Titik Genangan hingga Siagakan Pompa Air

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, Pemkot Jaksel Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem

Megapolitan
Tiga Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Masih Bertugas Hingga Hari Ini

Tiga Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Masih Bertugas Hingga Hari Ini

Megapolitan
Ingin Menolong Temannya, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Ciliwung

Ingin Menolong Temannya, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam di Kali Ciliwung

Megapolitan
Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal Dipulangkan Hari Ini

Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal Dipulangkan Hari Ini

Megapolitan
Polisi Tetapkan 8 Tersangka pada Kasus Begal Motor di Kalideres

Polisi Tetapkan 8 Tersangka pada Kasus Begal Motor di Kalideres

Megapolitan
ASN Kota Tangerang Belum Tes Narkoba, Kesbangpol Terganjal Izin Wali Kota

ASN Kota Tangerang Belum Tes Narkoba, Kesbangpol Terganjal Izin Wali Kota

Megapolitan
Polisi Sebut 2 Kendala pada Penyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Polisi Sebut 2 Kendala pada Penyelidikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pegawai KPI

Megapolitan
Tepergok Pemilik Motor, Pencuri Tertangkap di Tanjung Priok

Tepergok Pemilik Motor, Pencuri Tertangkap di Tanjung Priok

Megapolitan
Kipas Angin Meledak, Apinya Langsung Hanguskan Kamar Berbahan Kayu di Cipondoh

Kipas Angin Meledak, Apinya Langsung Hanguskan Kamar Berbahan Kayu di Cipondoh

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintesis di Kabupaten Bogor Ditangkap, 24 Kg Bahan Baku Disita

Produsen Tembakau Sintesis di Kabupaten Bogor Ditangkap, 24 Kg Bahan Baku Disita

Megapolitan
Kantor Non-esensial di Jakarta Boleh WFO Maksimal 25 Persen Selama PPKM Level 3

Kantor Non-esensial di Jakarta Boleh WFO Maksimal 25 Persen Selama PPKM Level 3

Megapolitan
Warga yang Laporkan 16 Sekuriti Perumahaan di Kembangan Mengaku Kendaraannya Sering Diadang

Warga yang Laporkan 16 Sekuriti Perumahaan di Kembangan Mengaku Kendaraannya Sering Diadang

Megapolitan
Ganjil Genap Jakarta Berlaku Jam Berapa?

Ganjil Genap Jakarta Berlaku Jam Berapa?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.