Normalisasi Pesanggrahan Belum Rampung, Ulujami Banjir

Kompas.com - 12/01/2014, 15:22 WIB
Warga Ulujami berjalan melintasi genangan air yang masih merendam sebagian lokasi meski sudah surut dibanding sebelumnya. Jumat (9/8/2013). Kompas.com/Robertus BelarminusWarga Ulujami berjalan melintasi genangan air yang masih merendam sebagian lokasi meski sudah surut dibanding sebelumnya. Jumat (9/8/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
- Hujan yang mengguyur Jakarta sejak Minggu pagi tadi menyebabkan genangan air dan banjir di sebagian daerah Jakarta. Salah satunya di daerah Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Berdasarkan Info Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, banjir sudah menggenangi tiga RT di RW 07. Di RT 07/07, sebanyak 90 KK dengan 360 jiwa, RT 08/07 sebanyak 46 KK yang terdiri dari 184 jiwa, dan RT 09/07 sebanyak 83 KK dengan 332 jiwa.

Di kawasan tersebut, ketinggian air sudah mencapai 50 cm - 80 cm yang disebabkan adanya proyek normalisasi Kali Pesanggrahan yang belum selesai.

Banjir juga menggenangi wilayah Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, di tiga RW dan delapan RT dengan total 227 KK dan 501 jiwa. Tersebar di RW 01 sebanyak 2 RT dengan 25 Kepala Keluarga sebanyak 96 jiwa. RW 02 sebanyak 3 RT dengan 41 KK sebanyak 132 jiwa, RW 03 sebanyak 3 RT dengan 161 KK sebanyak 273 jiwa, 227 KK 501 jiwa.

Selain itu, curah hujan yang tinggi juga menyebabkan genangan setinggi 30-50 cm di Jalan Petamburan II di RT 10/03, demikian juga di RT 16/03 dan RT 08/02.

Sementara di pintu air Pesanggrahan, ketinggian air 120 cm/G (siaga 4); Cipinang Hulu 125 cm/H (siaga 4); Depok 200 cm/H (siaga 3); Manggarai 740 cm/G (siaga 4); Karet 470 cm/M (siaga 3); Pasar Ikan 195 cm/H (siaga 3); Krukut Hulu 120 cm/M (siaga 4).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, hujan akan terus membasahi Jakarta dan sekitarnya sepanjang hari ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beragam Respons Wali Murid di Kota Tangerang soal Wacana Belajar Tatap Muka Juli Mendatang

Beragam Respons Wali Murid di Kota Tangerang soal Wacana Belajar Tatap Muka Juli Mendatang

Megapolitan
Polisi Minta PSSI Gandeng Satgas Covid-19 Buat Pertandingan Sepak Bola

Polisi Minta PSSI Gandeng Satgas Covid-19 Buat Pertandingan Sepak Bola

Megapolitan
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Pemprov DKI Disarankan Percepat Vaksinasi Lansia

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Pemprov DKI Disarankan Percepat Vaksinasi Lansia

Megapolitan
Pemprov DKI Persilakan Kementerian PUPR Mulai Normalisasi Sungai di Lahan yang Sudah Dibebaskan

Pemprov DKI Persilakan Kementerian PUPR Mulai Normalisasi Sungai di Lahan yang Sudah Dibebaskan

Megapolitan
Harga Pangan Naik, Pengusaha Warteg Dikhawatirkan Gulung Tikar

Harga Pangan Naik, Pengusaha Warteg Dikhawatirkan Gulung Tikar

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tak Beri Sanksi untuk Penolak Vaksinasi Covid-19

Pemkot Tangsel Tak Beri Sanksi untuk Penolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Sejumlah Warteg di Jabodetabek Pilih Tutup Sementara

Harga Cabai Naik, Sejumlah Warteg di Jabodetabek Pilih Tutup Sementara

Megapolitan
Pemkot Tangsel Coret Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Tak Hadir Saat Penyuntikan

Pemkot Tangsel Coret Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Tak Hadir Saat Penyuntikan

Megapolitan
Komnas Perempuan Imbau Korban Pelecehan Seksual Tak Sebarkan Bukti di Media Sosial

Komnas Perempuan Imbau Korban Pelecehan Seksual Tak Sebarkan Bukti di Media Sosial

Megapolitan
10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

Megapolitan
Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Megapolitan
Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Megapolitan
Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Megapolitan
Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai Jakarta Mandek karena Dana Pinjaman Belum Cair

Pembebasan Lahan Normalisasi Sungai Jakarta Mandek karena Dana Pinjaman Belum Cair

Megapolitan
Pengusaha Rumah Makan Padang Keluhkan Kenaikan Harga Cabai

Pengusaha Rumah Makan Padang Keluhkan Kenaikan Harga Cabai

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X