Kompas.com - 13/01/2014, 14:05 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa (kiri) bersiap mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan pimpinan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (7/1/2014). Pertemuan tersebut diselenggarakan untuk membahas koordinasi antara BI dan OJK, terkait penyerahan wewenang pengawasan lembaga keuangan oleh OJK. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA TRIBUNNEWS/DANY PERMANAMenteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa (kiri) bersiap mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima kunjungan pimpinan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (7/1/2014). Pertemuan tersebut diselenggarakan untuk membahas koordinasi antara BI dan OJK, terkait penyerahan wewenang pengawasan lembaga keuangan oleh OJK. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa berharap tidak ada pihak yang saling menyalahkan dalam masalah banjir. Khusus banjir di wilayah Jakarta, Hatta percaya pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan sejumlah langkah antisipasi ancaman banjir.

"Kita harus siap-siap. Jangan saling menyalahkan karena memang (cuaca) lagi seperti ini. DKI sedang melakukan penataan baik jalan, sungai, macam-macam. Tentu akan ada dampaknya,” kata Hatta, Senin (13/1/2014) di Jakarta.

Menurut Hatta, saat ini memang tengah terjadi perubahan iklim secara ekstrem. Ia mencontohkan hujan es yang terjadi di Bandung, hujan salju di Mesir dan Timur Tengah, serta cuaca dingin ekstrem yang melanda kawasan Eropa serta Amerika Serikat. Indonesia pun, kata dia, diprediksi bakal terkena badai akibat pengaruh cuaca di Australia.

"Yang paling penting, masyarakat jangan terlalu menderita. Kita berikan bantuan dan santunan bagi yang menemui persoalan," ujar Hatta.

Ia tidak ingin berkomentar soal anggaran yang bakal dikeluarkan pemerintah untuk menanggulangi musibah banjir. Ia mengatakan, khusus untuk wilayah Jakarta, antisipasinya sudah dipersiapkan dengan baik.

"Kalau DKI tentu sudah persiapkan antisipasi segala sesuatunya. Ya, saya kira DKI sudah meng-handle dengan baik. Kita support-lah," kata Hatta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Megapolitan
[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Megapolitan
Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Megapolitan
Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.