Kompas.com - 15/01/2014, 20:23 WIB
Gubernur Jakarta Joko Widodo menaiki perahu karet saat meninjau lokasi banjir di Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (14/1/2013). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur Jakarta Joko Widodo menaiki perahu karet saat meninjau lokasi banjir di Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (14/1/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2014 kembali molor. Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, mengatakan, pengesahan mundur karena pemerintah masih fokus menangani banjir.

"Ya kan ada hujan, banjir, ada pelantikan wali kota. Pak Gubernur dan Pak Wagub, semua pikirannya lagi ke situ," kata Prasetyo di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/12014).

Menurut Prasetyo, banjir yang terjadi sejak Minggu lalu berdampak besar pada pengesahan APBD. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu mengatakan, pembahasan APBD di DPRD sudah selesai. Hanya saja, DPRD masih menunggu waktu yang tepat untuk pengesahan.

Prasetyo berjanji bahwa APBD akan disahkan pada Jumat (17/1/2014) lusa. Selain itu, DPRD juga telah menyepakati usulan Pemprov DKI untuk menggunakan sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) tahun lalu untuk dimasukkan pada APBD 2014. Tambahan silpa itu menjadikan jumlah anggaran tahun ini menjadi Rp 72 triliun.

"Insya Allah pasti tanggal 17 pengesahan. Kemarin memang harusnya tanggal 15 disahkan, tapi situasinya kayak begini, bagaimana?" kata Prasetyo.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Triwisaksana membenarkan bahwa DPRD kembali tidak mengesahkan APBD DKI. Kendati demikian, ia enggan menjelaskan lebih lanjut alasan keterlambatan pengesahan APBD. "Saya enggak update. Tanyakan saja sama Ketua Badan Anggaran," ujar pria yang akrab disapa Sani tersebut.

Pengesahan APBD DKI 2014 sedianya ditargetkan selesai pada 30 November 2013. DPRD memundurkannya menjadi 27 Desember 2013 dan mundur kembali menjadi pekan kedua bulan Januari 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair, Risma Sindir Perbaikan Data di Jakarta

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair, Risma Sindir Perbaikan Data di Jakarta

Megapolitan
Tak Ada Perubahan, Ini Aturan Lengkap Perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta

Tak Ada Perubahan, Ini Aturan Lengkap Perpanjangan PPKM Level 4 di Jakarta

Megapolitan
Desakan agar Kejaksaan Segera Ungkap Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok Menguat

Desakan agar Kejaksaan Segera Ungkap Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok Menguat

Megapolitan
UPDATE: Kasus Baru Covid-19 di Depok Kembali Tembus 1.000

UPDATE: Kasus Baru Covid-19 di Depok Kembali Tembus 1.000

Megapolitan
UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tambah 248, Pasien Aktif Ada 4.493 Orang

UPDATE: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tambah 248, Pasien Aktif Ada 4.493 Orang

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengendara Sedan Halangi Ambulans di Pamulang | PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

[POPULER JABODETABEK] Pengendara Sedan Halangi Ambulans di Pamulang | PPKM Diperpanjang, Jakarta Masih Berstatus Level 4

Megapolitan
BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang Hujan Hari Ini

BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang Hujan Hari Ini

Megapolitan
PAUD di Cipayung Gelar Belajar Tatap Muka Saat PPKM karena Desakan Orangtua Murid

PAUD di Cipayung Gelar Belajar Tatap Muka Saat PPKM karena Desakan Orangtua Murid

Megapolitan
Vaksinasi Anak di Bekasi Dimulai, Peserta Wajib Bawa Formulir Persetujuan Orang Tua

Vaksinasi Anak di Bekasi Dimulai, Peserta Wajib Bawa Formulir Persetujuan Orang Tua

Megapolitan
PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

PPN Sewa Toko Dihapus, Hippindo Minta PPh Final Sewa Juga Dibebaskan

Megapolitan
Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Guru Dikerahkan Jadi Tenaga Administrasi dalam Vaksinasi Siswa di Jakarta Barat

Megapolitan
Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair karena Data Dobel Kemensos, Ini Respons Risma

Megapolitan
Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Terima 47 Aduan soal Pungli, Wali Kota Tangerang: Yang Potong Bansos Kami Tindak

Megapolitan
Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Pemprov DKI Tegaskan Mal Masih Tutup Selama PPKM Level 4 Kecuali untuk Layanan Online

Megapolitan
Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Volume Kendaraan di 3 Gerbang Tol Arah Jakarta Turun Saat PPKM Level 4

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X