Kompas.com - 16/01/2014, 09:42 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau Jalan Kokodor Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2014). Jokowi berencana memperlebar jalan itu menyusul dijadikannya bandara Halim menjadi bandara komersial. KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau Jalan Kokodor Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2014). Jokowi berencana memperlebar jalan itu menyusul dijadikannya bandara Halim menjadi bandara komersial.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Mimpi Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) untuk membebaskan jalanan di Ibu Kota dari lubang tampaknya masih jauh dari kenyataan. Pelanggaran beban maksimal jalan serta cuaca ekstrem menjadi penghalang mimpi Jokowi itu.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta H Juani mengungkapkan, sebenarnya program Zero Hole telah 90 persen tercapai. Namun, banyak kendaraan dengan beban melampaui batas maksimal jalan, dan hujan yang terus-menerus mengguyur mengakibatkan jalan rusak kembali.

"Target kami sudah tercapai. Cuma, namanya jalan sering dilewati banyak beban berat, jadi timbul lubang lagi. Kalau sebelumnya itu cuma retak, sekarang rusak dan berlubang cukup dalam," ujarnya, ketika dihubungi wartawan, Kamis (16/1/2014) pagi.

Juani mengatakan, hal ini paling banyak terjadi di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat, serta Jakarta Pusat. Wilayah tersebut adalah wilayah yang paling banyak dilintasi kendaraan berbeban berat.

"Kalau di Jakarta Utara banyak kendaraan beban berat dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Priok. Kalau Timur banyak kendaraan berat yang dari Bogor. Kalau di Jakarta Pusat, contohnya kayak Tanah Abang, truk pengangkut ekspedisi barang," lanjut Juani.

Jokowi membenarkan situasi tersebut. Ia telah menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta untuk memperbaiki jalanan berlubang dengan dana sewaktu-waktu. Dinas PU Jakarta mempunyai dana pembangunan infrastruktur tidak terduga sebesar Rp 20 miliar.

"Dana sewaktu-waktu ini misalnya ada jalan berlubang. Daripada nunggu tender lagi, langsung ditambal pakai anggaran ini," ujarnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Megapolitan
Cerita Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman Shalat Bersama Pedemo hingga Ketika Ambil Keputusan Berisiko

Cerita Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman Shalat Bersama Pedemo hingga Ketika Ambil Keputusan Berisiko

Megapolitan
BLT UMKM Wilayah Jakarta Dibuka, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

BLT UMKM Wilayah Jakarta Dibuka, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Megapolitan
Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Megapolitan
Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jeff Smith: Konsumsi Ganja Setelah Lulus SMA dan Barang Bukti 0,52 Gram

Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jeff Smith: Konsumsi Ganja Setelah Lulus SMA dan Barang Bukti 0,52 Gram

Megapolitan
Menengok Masjid Raya KH Hasyim Ashari yang Bernuansa Betawi

Menengok Masjid Raya KH Hasyim Ashari yang Bernuansa Betawi

Megapolitan
Kata Para Saksi soal Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Kata Para Saksi soal Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Megapolitan
Kadinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Kadinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Megapolitan
Derita Remaja Korban Pemerkosaan Anak Anggota DPRD Bekasi: Dipaksa Layani 5 Pria hingga Terjangkit Penyakit Kelamin

Derita Remaja Korban Pemerkosaan Anak Anggota DPRD Bekasi: Dipaksa Layani 5 Pria hingga Terjangkit Penyakit Kelamin

Megapolitan
Ditangkap Warga, 2 Maling Motor di Ciputat Menangis dan Minta Ampun

Ditangkap Warga, 2 Maling Motor di Ciputat Menangis dan Minta Ampun

Megapolitan
Masjid Istiqlal, Ekspresi Rasa Syukur Kemerdekaan hingga Toleransi

Masjid Istiqlal, Ekspresi Rasa Syukur Kemerdekaan hingga Toleransi

Megapolitan
Alasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Panggil Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Alasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Panggil Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Megapolitan
PPKM Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

PPKM Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

Megapolitan
Kategori dan Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta

Kategori dan Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta

Megapolitan
Melihat Sosok Mbah Priok yang Makamnya Dikeramatkan Warga Jakarta Utara

Melihat Sosok Mbah Priok yang Makamnya Dikeramatkan Warga Jakarta Utara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X