Kompas.com - 17/01/2014, 16:11 WIB
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku kewalahan menghadapi beredarnya broadcast message tentang prediksi bahwa Jakarta akan dilanda banjir parah. Dia menyayangkan adanya pihak tidak bertanggung jawab yang mengedarkan pesan berantai yang meresahkan masyarakat Jakarta itu.

"Kita ini kan posisi suasana banjir, terus banyak menyampaikan kabar bohong. Kan kasihan masyarakat, terutama yang menjadi korban banjir. Gimana kita mengendalikan informasi seperti itu?" ujarnya di Balaikota pada Jumat (17/1/2014).

Jokowi mengatakan, informasi tentang prediksi banjir atau ketinggian pintu air sungai mengarah ke Jakarta dipusatkan di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Ia meminta warga hanya percaya pada informasi resmi dari kedua instansi tersebut.

Sejak banjir menggenangi Jakarta pada awal pekan ini, muncul sejumlah pesan berantai yang menyebutkan bahwa Jakarta akan kembali dilanda banjir lebih besar. Pesan berantai itu, antara lain, menyebutkan bahwa Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama memerintahkan untuk membuka tanggul Sungai Ciliwung karena besarnya volume air dikhawatirkan akan membuat tanggul jebol. Basuki membantah menyebarkan informasi itu.

Kemarin, beredar informasi lain yang menyebutkan bahwa hari ini sebagian kawasan vital Jakarta akan tenggelam akibat banjir terbesar. Jokowi memastikan bahwa pesan berantai tanpa sumber yang jelas itu tidak benar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Mama is My Hero' Bantu Ibu-ibu Tulang Punggung Keluarga di Jakarta Utara

"Mama is My Hero" Bantu Ibu-ibu Tulang Punggung Keluarga di Jakarta Utara

Megapolitan
Anies Tinggal 5 Bulan Menjabat Gubernur, Komisi D DPRD DKI Soroti PR yang Belum Rampung

Anies Tinggal 5 Bulan Menjabat Gubernur, Komisi D DPRD DKI Soroti PR yang Belum Rampung

Megapolitan
Dua Mobil di Kebayoran Lama Dilempari Batu, Polisi Sisir Lokasi dan Periksa Tiga Saksi

Dua Mobil di Kebayoran Lama Dilempari Batu, Polisi Sisir Lokasi dan Periksa Tiga Saksi

Megapolitan
Saat Neneng Umaya Nekat Bunuh si Pelakor akibat Terbakar Api Cemburu

Saat Neneng Umaya Nekat Bunuh si Pelakor akibat Terbakar Api Cemburu

Megapolitan
Meski Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Pengguna KRL Tetap Wajib Pakai Masker di Area Stasiun dan Kereta

Meski Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka, Pengguna KRL Tetap Wajib Pakai Masker di Area Stasiun dan Kereta

Megapolitan
Rumah Warga Sukmajaya Depok Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Rumah Warga Sukmajaya Depok Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Berselang 15 Menit 2 Mobil Dilempari Batu hingga Kacanya Pecah di Kebayoran Lama

Berselang 15 Menit 2 Mobil Dilempari Batu hingga Kacanya Pecah di Kebayoran Lama

Megapolitan
Laporkan Ormas yang Meresahkan ke Polisi, Warga: Kami Minta Ormas Ini Dipindah

Laporkan Ormas yang Meresahkan ke Polisi, Warga: Kami Minta Ormas Ini Dipindah

Megapolitan
Cerita Siswa Asal Purwakarta Atasi Kegugupan Jelang UTBK di UI

Cerita Siswa Asal Purwakarta Atasi Kegugupan Jelang UTBK di UI

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Kapasitas Penumpang KRL Jabodetabek Naik Jadi 80 Persen

Mulai Hari Ini, Kapasitas Penumpang KRL Jabodetabek Naik Jadi 80 Persen

Megapolitan
Dinkes DKI: 3.796.842 Orang di Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Dinkes DKI: 3.796.842 Orang di Jakarta Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga

Megapolitan
20 Bulan Upah Tak Dibayar, Eks Pekerja Hotel Crowne Plaza Mengadu ke Anies

20 Bulan Upah Tak Dibayar, Eks Pekerja Hotel Crowne Plaza Mengadu ke Anies

Megapolitan
Saat 5 Orang di Jakarta Meninggal Diduga akibat Hepatitis Akut Misterius...

Saat 5 Orang di Jakarta Meninggal Diduga akibat Hepatitis Akut Misterius...

Megapolitan
Pengemudi Mobil Jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Pengemudi Mobil Jadi Korban Pelemparan Batu di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sakit Hati Dipecat, Pelaku Rampok Alfamart di Senen Sambil Curhat ke Korban yang Disandera

Sakit Hati Dipecat, Pelaku Rampok Alfamart di Senen Sambil Curhat ke Korban yang Disandera

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.