ISPA dan Diare Jadi Penyakit Langganan Banjir

Kompas.com - 18/01/2014, 17:16 WIB
Jalan Jatinegara Barat terendam banjir luapan Kali Ciliwung, Jakarta, Sabtu (18/1/2014). Hujan dengan intensitas lebat disertai angin diperkirakan masih akan terus terjadi di Jakarta dan sekitarnya hingga Senin (20/1/2014) . KRISTIANTO PURNOMOJalan Jatinegara Barat terendam banjir luapan Kali Ciliwung, Jakarta, Sabtu (18/1/2014). Hujan dengan intensitas lebat disertai angin diperkirakan masih akan terus terjadi di Jakarta dan sekitarnya hingga Senin (20/1/2014) .
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir berdampak pada munculnya berbagai macam penyakit.  Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan diare pun menjadi penyakit langganan setiap terjadi banjir.

"Penyakit kalau banjir begini sih pastinya ISPA dan diare. Dua penyakit itu biasa menyebar kalau banjir," kata Tim Medis dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dr. Gafar Hartatiyanto di pos kesehatan Kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Sabtu (18/1/2014).

Gafar menjelaskan, penyakit ISPA terjadi lantaran hujan yang terus-menerus turun. Sedangkan penyakit diare dapat menjangkit karena lingkungan yang kotor dan makanan yang kurang terjaga kebersihannya.

"Makanya kita selalu mengecek dulu makanan yang akan kita bagikan ke pengungsi. Kita ambil sampel, supaya makanan yang dibagikan benar-benar bersih dan tidak menyebabkan penyakit," ujar dia.

Pada kesempatan sama, dr. Pudji Lestari dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur menjelaskan penyakit lanjutan yang dapat timbul adalah penyakit kulit, seperti gatal-gatal. Sama seperti diare, penyakit ini timbul karena lingkungan dan air yang kurang bersih.

"Kan namanya banjir, air kotor. Mereka (para pengungsi) MCK (Mandi Cuci Kakus) tidak diperhatikan dengan baik. Makanya kita semprot lingkungan sekitar dengan cairan anti bakteri," jelasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok dari CSR Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Pjs Wali Kota

Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok dari CSR Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Pjs Wali Kota

Megapolitan
Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

Megapolitan
Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

Megapolitan
Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

Megapolitan
Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

Megapolitan
Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

Megapolitan
Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

Megapolitan
Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

Megapolitan
Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

Megapolitan
SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

Megapolitan
Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

Megapolitan
Selama November, Depok Catat 'Kunjungan' Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

Selama November, Depok Catat "Kunjungan" Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

Megapolitan
Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

Megapolitan
Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

Megapolitan
Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X