Anak-anak Korban Banjir Joget "Kereta Malam"

Kompas.com - 18/01/2014, 17:41 WIB
Anak-anak di lokasi pengungsian Gereja Jemaat Koinonia, Sabtu (18/1/2014). KOMPAS.com/Sakina Rakhma Diah SAnak-anak di lokasi pengungsian Gereja Jemaat Koinonia, Sabtu (18/1/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
JAKARTA, KOMPAS.com — Suara teriakan dan tawa anak-anak terdengar dari lantai dua Gereja Jemaat Koinonia, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (18/1/2014).

Gereja ini memang dijadikan sebagai salah satu lokasi pengungsian korban banjir Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Suara teriakan dan tawa itu ternyata datang dari puluhan anak-anak yang sedang dihibur oleh beberapa orang remaja.

Ketika diajak menyanyi bersama, mereka menyanyi lagu dangdut berjudul "Kereta Malam" dan mereka pun melakukan joget Caesar yang sering mereka lihat di televisi.

"Kami dari Komunitas Sahabat Anak. Hari ini kami menghibur adik-adik di pengungsian di sini. Kira-kira ada 15 orang relawan yang datang ke sini hari ini," kata Debby, salah seorang relawan yang menghibur anak-anak itu.

Debby mengungkapkan, ia dan teman-temannya secara spontan datang ke Gereja Jemaat Koinonia. Mereka menghibur anak-anak dengan menyanyi, bercerita, dan menggambar. Selain itu, mereka juga memberikan cerita edukasi yang bertema membuang sampah pada tempatnya untuk mencegah banjir.

"Kita baru hari ini ke sini. Memang cuma mau menghiburlah sejak satu jam yang lalu. Menyanyi, mendongeng, terus habis ini menggambar," ujar Debby.

Debby mengaku baru mengunjungi satu lokasi pengungsian, yakni Gereja Jemaat Koinonia. Ia mengatakan belum ada rencana untuk mengunjungi tempat-tempat pengungsian lainnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Megapolitan
Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Megapolitan
Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Megapolitan
Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Megapolitan
Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Megapolitan
Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Megapolitan
Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Megapolitan
Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Megapolitan
Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Megapolitan
Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Megapolitan
Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X