Tujuh Orang Meninggal akibat Banjir Jakarta

Kompas.com - 18/01/2014, 18:29 WIB
SHUTTERSTOCK
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Banjir yang menerjang Ibu Kota tidak hanya menyebabkan kerugian materi, tetapi juga mengakibatkan korban tewas. Kepala Seksi Informatika dan Pengendalian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Bambang Surya Putra mengatakan, sudah terdapat tujuh orang yang meninggal dunia.

"Penyebabnya mulai dari sakit, kesetrum, terpeleset, hingga tenggelam," kata Bambang, di Jakarta, Sabtu (18/1/2014).

Adapun ketujuh korban yang meninggal dunia tersebut adalah Hidayat (35), warga Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur; dan Haji Masri (76), warga Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. Keduanya meninggal dunia karena sakit.

Kemudian, Asep (27), warga Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan; dan seorang balita bernama Fatimah (5), warga Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Keduanya meninggal karena tenggelam di lokasi banjir. Asep meninggal karena terpeleset di Sungai Pesanggrahan, sedangkan Fatimah meninggal karena terperosok di saluran air.

Selanjutnya Zulfikar (22), warga Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur, meninggal karena hanyut akibat arus deras; dan Sutoyo (44), warga Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara, meninggal karena tersetrum listrik di rumahnya.

"Untuk korban ketujuh merupakan warga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tapi, belum kita ketahui identitasnya karena masih proses identifikasi," ujarnya.

Atas berbagai kejadian itu, BPBD DKI pun mengimbau kepada warga yang berada di lokasi banjir untuk lebih berhati-hati. Ia berharap tak ada lagi penambahan jumlah korban jiwa akibat bencana banjir.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Megapolitan
Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Megapolitan
Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Megapolitan
Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Megapolitan
Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Megapolitan
Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Megapolitan
Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Megapolitan
Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Megapolitan
Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Megapolitan
Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Megapolitan
PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

Megapolitan
Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Megapolitan
SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X