Total Pengungsi akibat Banjir di Jakarta 10.530 Orang

Kompas.com - 18/01/2014, 19:08 WIB
Warga turun dari atap rumahnya untuk dievakuasi Basarnas dari luapan Kali Ciliwung di Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (18/1/2014). KOMPAS/AGUS SUSANTO Warga turun dari atap rumahnya untuk dievakuasi Basarnas dari luapan Kali Ciliwung di Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (18/1/2014).
Penulis Dani Prabowo
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini tercatat ada 10.530 warga DKI Jakarta yang mengungsi akibat banjir. Para pengungsi tersebar di 97 titik pengungsian di seluruh wilayah Jakarta.

"Selain itu sebanyak 25.332 jiwa terkena dampak banjir," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Sabtu (18/1/2014).

Selain banjir, Sutopo menambahkan, banjir yang terjadi di Jakarta juga telah memakan tujuh korban tewas. Lima korban di antaraya meninggal dunia akibat banjir, dua lainnya karena sakit sebelumnya.

"Terkait langsung dengan banjir itu seperti tenggelam, terseret arus atau tersetrum listrik rumahnya," katanya.

Hingga Sabtu sore, kata Sutopo, dilaporkan ketinggian air di sejumlah wilayah di Jakarta bervariasi. Di Jakarta Timur ketinggian air antara 20-200 centimeter, Jakarta Selatan 0-200 centimeter, Jakarta Pusat 5-100 centimeter, Jakarta Barat 10-150 centimeter dan Jakarta Utara 5-90 centimeter.

Sedangkan untuk pengungsi, diungkapkan Sutopo, di Jakarta Selatan ada 371 jiwa, Jakarta Timur 5.514 jiwa, Jakarta Barat 3.948 jiwa dan Jakarta Utara 697 jiwa. Di Jakarta pusat tidak ada pengungsi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Megapolitan
Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Megapolitan
Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Megapolitan
Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Megapolitan
Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Megapolitan
Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Megapolitan
Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Megapolitan
Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Megapolitan
Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Megapolitan
Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Megapolitan
PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

Megapolitan
Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Megapolitan
SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X