Daerah Banjir Meluas, Peningkatan Status Bencana Tanggap Darurat Disiapkan

Kompas.com - 20/01/2014, 06:04 WIB
Jalan Jatinegara Barat terendam banjir luapan Kali Ciliwung, Jakarta, Sabtu (18/1/2014). Hujan dengan intensitas lebat disertai angin diperkirakan masih akan terus terjadi di Jakarta dan sekitarnya hingga Senin (20/1/2014) . KRISTIANTO PURNOMOJalan Jatinegara Barat terendam banjir luapan Kali Ciliwung, Jakarta, Sabtu (18/1/2014). Hujan dengan intensitas lebat disertai angin diperkirakan masih akan terus terjadi di Jakarta dan sekitarnya hingga Senin (20/1/2014) .
EditorTri Wahono

Transportasi terganggu

Akibat banjir beberapa hari ini, operasional transportasi publik terganggu. Jaringan kereta rel listrik dari Serpong ke Tanah Abang, misalnya, berhenti sampai Stasiun Palmerah. Perjalanan kereta semakin lama ke tempat tujuan. Hal ini terjadi karena peron enam di Stasiun Tanah Abang masih terendam air rembesan dari Kanal Barat.

”Biasanya dari Stasiun Jurangmangu ke Tanah Abang perjalanan saya sekitar 25 menit, tetapi hari ini menjadi satu jam di rute yang sama,” kata Dodo (40), karyawan swasta di Jakarta.

Hal serupa terjadi pada moda angkutan transjakarta. Sampai Minggu petang, hanya lima koridor transjakarta yang beroperasi normal. Koridor XII (Pluit-Tanjung Priok) tidak bisa beroperasi. Sementara enam koridor lain mengalami pemendekan rute perjalanan. Pemprov DKI meminta bantuan TNI untuk mengerahkan truk untuk mengganti angkutan publik yang berhenti beroperasi.

Sampai Minggu malam, jumlah korban meninggal akibat banjir di Jakarta ada delapan orang. Tiga orang di Jaktim, 2 di Jaksel, 1 di Jakbar, dan 2 orang di Jakut.

Sementara itu, banjir yang kembali melanda Tangerang membuat warga kembali ke tempat pengungsian. Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Tangerang mencatat, sebanyak 4.100 keluarga mengungsi karena banjir merendam dengan ketinggian 50 sentimeter-150 sentimeter.

Ketua Tagana Kota Tangerang Ikhsan Dini Bahkti menjelaskan, luapan Kali Angke antara lain menggenangi Perumahan Ciledug Indah I, Ciledug Indah, Kompleks DDN, Puri Kartika, dan Perumahan Total Persada.

Ketua Palang Merah Indonesia M Jusuf Kalla, kemarin, meninjau tempat pengungsian di Petamburan, Jakarta. Ia meminta semua pihak berupaya menyelesaikan masalah banjir dan menangani korban dengan baik.

Untuk meringankan penderitaan korban banjir, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Kota Bekasi. (MKN/PIN/NDY/DMU)

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi 'Air Terjun' di Tol Becakayu

Bahayakan Kendaraan, Warga Harap Tak Ada Lagi "Air Terjun" di Tol Becakayu

Megapolitan
Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Pengedar Setor Rp 10 Juta untuk 10.000 Dollar Palsu, Dapat Upah Rp 300.000

Megapolitan
Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Dua Bocah Tersengat Tawon, Petugas Damkar Singkirkan Sarang

Megapolitan
Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X