Tangerang Minta Ciliwung dan Cisadane Dinormalisasi, Bukan Disodet

Kompas.com - 20/01/2014, 18:02 WIB
Akong (52), salah satu penjual jasa angkutan umum di Sungai Cisadane. Ia mengantarkan warga sekitar sungai yang ingin menyeberang karena lokasi jembatan terlalu jauh. KOMPAS.COM/TRI WAHYUNIAkong (52), salah satu penjual jasa angkutan umum di Sungai Cisadane. Ia mengantarkan warga sekitar sungai yang ingin menyeberang karena lokasi jembatan terlalu jauh.
EditorLaksono Hari Wiwoho
TANGERANG, KOMPAS.com — Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar dan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah meminta agar pemerintah pusat lakukan kajian secara matang rencana sodetan Sungai Ciliwung dan Cisadane. Keduanya menilai bahwa sungai-sungai tersebut semestinya dibenahi secara menyeluruh dengan cara normalisasi, bukan disodet.

"Misalnya, membangun tanggul di dua sisi kali dan mengeruk pengendapan yang sudah parah. Bukannya malah membuat sodetan, sebaiknya dinormalisasi saja," kata Zaki, Senin (20/1/2014).

Ia mengatakan, bila sodetan tetap dilakukan tanpa kajian matang, maka ada risiko banjir pada tiga kecamatan di Kabupaten Tangerang. Tiga kecamatan tersebut adalah Teluk Naga, Kosambi, dan Paku Haji. Bahkan, Zaki mengatakan, sejumlah lahan di Bandara Soekarno-Hatta pun bisa ikut tersapu banjir.

Secara terpisah, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan, ada baiknya bila Ciliwung dan Cisadane dinormalisasi terlebih dahulu sehingga dapat menampung volume air lima kali lebih banyak. Arief mengatakan, saat ini komunikasi dan koordinasi dengan Pemprov DKI ataupun pemerintah pusat perlu dilakukan agar penanganan banjir di Jakarta ataupun di Tangerang dapat dilakukan dengan baik.

"Jakarta dan Tangerang dalam masalah banjir sangat berkaitan karena di dua kota ini mengalir sungai yang sama. Makanya, kami menilai, koordinasi sangat penting," kata Arief.


Rencana pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane diputuskan dalam rapat koordinasi antara Kementerian Pekerjaan Umum beserta sejumlah kepala daerah di DKI Jakarta dan Jawa Barat, Senin (20/1/2014) siang. Dalam rapat tersebut, disepakati pula rencana membangun dua waduk di Jawa Barat, yakni Waduk Ciawi di Bogor dan Waduk Sukamahi, Depok.

Pembangunan sodetan Ciliwung-Cisadane akan dikerjakan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PU. Meski demikian, Kementerian PU akan berkonsultasi dengan Pemerintah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, yang tidak hadir dalam rapat siang tadi. (Banu Adikara)

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Warta Kota
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

Terkontaminasi Zat Radioaktif, Dua Warga Batan Indah Diduga Makan Buah di Titik Radiasi

Megapolitan
8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

Megapolitan
Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Megapolitan
300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

Megapolitan
BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

Megapolitan
Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Megapolitan
9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

Megapolitan
Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Megapolitan
Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Megapolitan
Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Megapolitan
Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Megapolitan
Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Megapolitan
Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Megapolitan
Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X