Pengendara Diimbau Tak Lintasi Depan RS Mintohardjo

Kompas.com - 29/01/2014, 15:05 WIB
Anak-anak bermain di tengah banjir yang merendam kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Senin (13/1/2014). KOMPAS.com/DEYTRI ARITONANGAnak-anak bermain di tengah banjir yang merendam kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Senin (13/1/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Banjir di Jalan Raya Bendungan Hilir, tepat di depan RS AL Mintohardjo, mencapai satu meter. Pengendara diimbau tidak melintas di jalan tersebut.

Kepala Pol Subsektor Bendungan Hilir AKP B Saragih mengatakan, pihak kepolisian telah melakukan beberapa pengalihan lalu lintas di kawasan Bendungan Hilir yang direndam banjir. Ini dilakukan karena ketinggian air bervariasi.

"Kami mengimbau kepada para pengendara agar tidak melewati Jalan Bendungan Hilir Raya di depan RS Mintohardjo. Tapi, di sekitarnya, seperti di depan Pospol Subsektor Bendungan Hilir sini, genangan air masih bisa dilewati kendaraan bermotor. Jadi, kami masih perbolehkan," ujar Saragih di kantornya, Rabu (29/1/2014).

Ia mengatakan, pihaknya telah mengalihkan arus lalu lintas agar melewati Jalan Bendungan Jati Luhur yang tidak terendam banjir. Pihaknya pun telah menerjunkan tujuh personel untuk menertibkan lalu lintas di wilayah Bendungan Hilir yang terendam banjir.

"Pada dasarnya, kendaraan yang mau lewat sih silakan saja. Kami tidak melarang. Tapi, sebaiknya hati-hati dan menghindari daerah yang genangannya lebih tinggi," ujar Saragih.

Saragih mengaku pihak kepolisian telah menyediakan dua perahu karet dari Polsek Tanah Abang untuk membantu evakuasi warga. Selain itu, pihaknya juga telah mendirikan posko banjir di depan Pospol Subsektor Bendungan Hilir.

"Kami berkoordinasi dengan tokoh masyarakat sekitar dan Ketua RT atau RW. Jika butuh evakuasi, kami akan segera bantu," ungkapnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Megapolitan
Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Megapolitan
Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X