Kompas.com - 30/01/2014, 16:33 WIB
Keadaan Jalan Panjang yang berada di depan halte Transjakarta Kebon Jeruk rusak parah. Lubang-lubang dalam itu tampak berkubang dan ditutupi oleh karung yang berisi pasir. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKeadaan Jalan Panjang yang berada di depan halte Transjakarta Kebon Jeruk rusak parah. Lubang-lubang dalam itu tampak berkubang dan ditutupi oleh karung yang berisi pasir.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Unit Pelaksana (UP) Transjakarta dihujani aduan dari penumpangnya, akhir-akhir ini. Hampir seluruh penumpang mengeluh banyak jalur transjakarta yang berlubang.

"Kan sekarang ini musim hujan. Banyak jalur transjakarta rusak. Penumpang banyak yang mengadu kepada kita," ujar Kepala UP Transjakarta Pargaulan Butarbutar kepada Kompas.com, Kamis (30/1/2014) siang.

Pargaulan mengaku tidak seluruh jalur transjakarta berfondasi beton. Masih ada beberapa koridor yang beralaskan aspal saja. Jalan yang rusak itu kebanyakan terjadi di jalur berbahan aspal.

"Hampir jalan seluruh koridor ada yang aspal dan beton. Jalanan yang rusak pun akhirnya merata di seluruh koridor," tuturnya.

Transjakarta memiliki 12 koridor dengan panjang 208 km. Jalur transjakarta yang mengalami kerusakan paling parah, lanjut Pargaulan, ialah di Koridor III dengan jurusan Kalideres-Harmoni.

Pargaulan mengungkapkan, pihaknya telah menyurati Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta untuk segera memperbaiki jalan bus yang rusak akibat hujan deras. Sebagian jalur yang rusak telah ditambal. Namun, sebagian besar jalur masih dibiarkan rusak menunggu penghabisan musim hujan.

"Bagi yang bisa langsung diperbaiki, ya diperbaiki. Tapi, yang jalur-jalur biasa digenangi air lama, Dinas PU tunggu musim hujannya selesai supaya tidak nambah kerjaan baru," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Megapolitan
Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Megapolitan
Komisioner KPK Berharap Bisa Segera Fokus pada Kerja Pemberantasan Korupsi Setelah Ada Pernyataan Presiden Soal TWK

Komisioner KPK Berharap Bisa Segera Fokus pada Kerja Pemberantasan Korupsi Setelah Ada Pernyataan Presiden Soal TWK

Megapolitan
Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Megapolitan
Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Megapolitan
5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

Megapolitan
Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Megapolitan
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Megapolitan
10.000 Rapid Test Antigen Gratis Disiapkan Dinkes Kota Tangerang untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

10.000 Rapid Test Antigen Gratis Disiapkan Dinkes Kota Tangerang untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

Megapolitan
Dinkes DKI Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca Selain Batch CTMAV547

Dinkes DKI Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca Selain Batch CTMAV547

Megapolitan
UPDATE 17 Mei: 21 Kasus Covid-19 Baru di Tangsel, 1 Pasien Meninggal

UPDATE 17 Mei: 21 Kasus Covid-19 Baru di Tangsel, 1 Pasien Meninggal

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Polisi Sediakan 3.400 Tes Antigen Gratis di Sejumlah Titik di Kota Tangerang

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Polisi Sediakan 3.400 Tes Antigen Gratis di Sejumlah Titik di Kota Tangerang

Megapolitan
Penumpang yang Tiba di Terminal Kalideres Dites Cepat Antigen Covid-19, Dua Positif

Penumpang yang Tiba di Terminal Kalideres Dites Cepat Antigen Covid-19, Dua Positif

Megapolitan
Update 17 Mei: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 421, Pasien Aktif Jadi 7.293

Update 17 Mei: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 421, Pasien Aktif Jadi 7.293

Megapolitan
Dishub DKI Pastikan Pelayaran ke Pulau Seribu Aman

Dishub DKI Pastikan Pelayaran ke Pulau Seribu Aman

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X