Ada Spanduk "Jokowi Capres Jalan Rusak", Jokowi Bilang Kreatif

Kompas.com - 30/01/2014, 18:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat meninjau banjir Cipinang Indah, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2014). Ia sempat menelepon Kepala Suku Dinas Tata Air Pekerjaan Umum Jakarta Timur Jati Waluyo. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat meninjau banjir Cipinang Indah, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2014). Ia sempat menelepon Kepala Suku Dinas Tata Air Pekerjaan Umum Jakarta Timur Jati Waluyo.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sempat terdiam beberapa detik ketika diminta tanggapan tentang beredarnya spanduk bertuliskan "Jokowi Capres Jalan Rusak". Beberapa saat kemudian, ia menyeletuk ringan tanpa menanggapinya secara serius.

"He-he-he, ya, berarti kreatif dong yang buat spanduk," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Kamis (30/1/2014) sore.

Jokowi, yang difavoritkan sebagai calon presiden itu, enggan mengomentari keberadaan spanduk itu. Ia tak juga menebak-nebak tujuan tulisan di spanduk itu.

Jokowi mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jakarta tidak mungkin membiarkan ada jalan rusak dan tidak diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta pasti akan memperbaikinya, tetapi untuk memperbaikinya harus menunggu musim hujan selesai.

"Anggarannya kan sudah keluar. Tapi, kalau panasnya enggak keluar, ya rusak lagi. Jadi, nunggu hujan selesailah," kata Jokowi.

Spanduk bertuliskan "Jokowi Capres Jalan Rusak" itu dipasang di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur. Spanduk berwarna putih dengan tulisan warna merah itu dipasang di antara pohon.

Sebelum muncul spanduk tersebut, di beberapa lokasi banjir di Jakarta juga sempat terpasang spanduk bertuliskan "Jokowi Capres Banjir". Tidak diketahui siapa yang memasang spanduk-spanduk itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kusni Kasdut, Penjahat yang Fenomenal: Pejuang Kemerdekaan yang Tersakiti (2)

Kusni Kasdut, Penjahat yang Fenomenal: Pejuang Kemerdekaan yang Tersakiti (2)

Megapolitan
Sejumlah Siswa Melompat dari Ketinggian Saat Kebakaran Landa SMK Yadika 6 Pondok Gede

Sejumlah Siswa Melompat dari Ketinggian Saat Kebakaran Landa SMK Yadika 6 Pondok Gede

Megapolitan
BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Berpeluang Hujan Siang Nanti

BMKG: Sebagian Wilayah Jabodetabek Berpeluang Hujan Siang Nanti

Megapolitan
P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

P2TP2A Tangsel Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan agar Korban Pemerkosaan Ayah Tiri Bisa Sekolah Lagi

Megapolitan
Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Salah Satu Pembunuh Pria di Cengkareng Positif Narkoba

Megapolitan
Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Bank DKI: Tidak Benar Uang Kami Dicuri Oknum Satpol PP

Megapolitan
Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Diduga Bocorkan Informasi, Pria di Cengkareng Dibunuh Komplotan Pemuda

Megapolitan
Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Setelah Enam Jam, Kebakaran di SMK Yadika 6 Pondok Gede Padam

Megapolitan
Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Diduga Bobol ATM, Sejumlah Oknum Satpol PP DKI Dinonaktifkan

Megapolitan
Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Pemkot Jakut Sebut Penggusuran Kawasan Sunter untuk Perbaikan Saluran Air

Megapolitan
Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Lagi, Sukmawati Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Senja Kala Bentor di Kompleks Elite Taman Aries...

Megapolitan
Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Dishub Kota Tangerang Belum Diajak Diskusi soal ERP

Megapolitan
Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Penggusuran di Sunter, Politisi PDI-P Nilai Anies Tak Konsisten Janji

Megapolitan
Rawan Longsor, Tebing Jalan DI Panjaitan Kerap Celakai Pengguna Jalan

Rawan Longsor, Tebing Jalan DI Panjaitan Kerap Celakai Pengguna Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X